Hai kaum milenial! Yuk investasi emas batangan untuk dana daruratmu

Rabu, 13 Maret 2019 | 06:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sebagian besar milenial dalam negeri diketahui hanya mengalokasikan pendapatan mereka sebanyak 11 persen untuk menabung. Porsi investasi milenial pun lebih kecil lagi, yaitu hanya sebesar 2 persen dari pendapatan bulanan mereka. Padahal, sebesar 23,77 persen penduduk Indonesia adalah generasi milenial.

Head of Brand Development Treasury Narantara Sitep mengatakan, pola pengelolaan finansial milenial Indonesia tersebut bisa berdampak buruk di masa depan jika tidak segera dibenahi.

"Rendahnya literasi dan kesadaran akan manfaat menabung pada generasi milenial berdampak pada rendahnya aktualisasi mereka untuk memiliki simpanan. Sehingga Treasury berinisiatif melakukan Gerakan #PunyaSimpenan Emas," ujar dia di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Dia mengatakan, untuk meningkatkan literasi keuangan dan membangun kesadaran generasi milenial untuk menabung, kampanye yang digaungkan Treasury akan mengangkat topik dana darurat.

Menurut dia, dana darurat merupakan komponen mendasar dalam pengelolaan keuangan yang kerap kali terlupakan.

Founder dan CEO Finansialku Melvin Mumpuni mengatakan menambahkan bahwa emas 24 karat merupakan salah satu instrumen yang bisa menjadi pilihan seseorang ketika menyiapkan dana darurat lantaran mudah diuangkan dan memiliki tingkat risiko rendah.

"Salah satu instrumen yang bisa dipilih untuk menyimpan dana darurat adalah emas 24 karat. Hindari menyimpan dana darurat dalam bentuk perhiasan, karena nilai jualnya akan dikurangi oleh biaya produksi dan juga desain perhiasan tersebut," ujar Melvin pada kesempatan yang sama. kbc10

Bagikan artikel ini: