REI Jatim imbau pengembang aktif dekati pasar milenial

Kamis, 14 Maret 2019 | 07:00 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kaum milenial telah menjadi pasar potensial bagi pengembang properti. Kaum milenial dengan berbagai gaya hidupnya, diyakini mampu mengubah pola pikir dalam kepemilikan rumah.

Ketua DPD  REI (Real Estat Indonesia)  Jatim, Danny Wahid, sekarang banyak kaum milenial yang tidak memikirkan rumah sebagai tempat tinggal. Mereka lebih mementingkan kebutuhan gaya hidup, dengan gadget dan mobil mewah.

“Kalau memang belum punya pasangan, bukan berarti tidak membutuhkan rumah. Kelak apabila sudah tua dan berumah tangga, baru merasakan betapa pentingnya rumah tinggal sebagai tempat beristirahat dengan keluarga yang nyaman," kata Danny saat memberi sambutan di acara Gathering REI Jatim yang dihadiri pengembang peserta REI Expo Jatim 2019, kemarin.

Pengusaha properti yang dikenal ulet sejak SMA dengan usaha bengkel ini, meminta kepada seluruh pengembang anggota REI Jatim, agar secara aktif ikut mengubah cara berpikir kaum milenial tentang rumah sebagai tempat tinggal. Dari segi penghasilan, sebetulnya banyak kaum milenial yang layak membeli rumah secara kredit sebagai tempat tinggal. Namun mereka tidak menjadikan kepemilikan rumah sebagai target utama.

“Saya minta, peserta REI Expo Jatim 2019  ini lebih kreatif dalam memproduksi iklan dan pola penawaran kepada kaum milenial. Pengusaha properti harus memanfaatkan era digital ini secara maksimal, agar kaum milenial berubah cara berpikirnya dalam kepemilikan rumah. Misalnya dengan menciptakan slogan, gak keren kalau tidak punya rumah sendiri. Seperti yang dilakukan perbankan dalam menjaring kaum milenial ini agar banking mainded," tegas Deni.

Sementara itu, Rachmat Wahyudi Wibowo selaku pelaksana REI Expo Jatim 2019 mengatakan, dalam agenda kegiatan selama pameran, pihaknya telah menyusun konsep talkshow dengan tema milenial dan properti. “Kami akan menggandeng bank yang mempunyai program untuk kaum milenial, sehingga nanti nyambung apa yang diinginkan DPD REI Jatim," kata Rachmat dalam paparannya.

Sekretaris REI Jatim, Mirza Mutaqin dalam kesempatan yang sama juga menegaskan, ceruk pasar properti di Jawa Timur masih bagus. Tinggal keriativitas pengembang dalam menawarkan desain rumah yang sesuai dengan selera kekinian, juga pola marketing yang mengikuti media promosi yang sekarang sedang ngetren. kbc7

Bagikan artikel ini: