Produksi keramik ditargetkan 440 juta meter persegi

Jum'at, 15 Maret 2019 | 10:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kalangan produsen keramik dalam negeri bakal meningkatkan produksi.

Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) bahkan menargetkan produksi keramik tahun ini sebesar 440 juta meter persegi.

"Tahun ini kita harapkan kapasitas (produksi) nasional akan meningkat 420 sampai 440 juta. Sebelumnya 370 sampai 380 juta. Ini optimisme baru," kata Edy di sela Pameran Keramika, di JCC, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Dia optimistis, target tersebut bisa dicapai dengan dukungan dari pemerintah lewat berbagai kebijakan, terutama untuk menekan barang impor di industri keramik, salah satunya kebijakan safeguard.

"Harapan kami, setelah safeguard jalan dari Oktober 2018, tahun pertama 23 persen tahun kedua 21 persen tahun ketiga 19 persen, kelihatan nih di keramik ada antusiasme baru," ungkapnya.

Optimisme industri keramik tersebut dapat dilihat dari keterlibatan para pelaku usaha di Pameran Keramika, yang diselenggarakan, di JCC.

"Dihadiri lebih dari 35 perusahaan keramik dalam negeri. Tahun lalu dan 2 tahun lalu lebih sepi, karena kondisi tidak memungkinkan. Dengan safeguard muncul optimisme baru. Semua berbondong-bondong ikut kembali perkenalkan produk mereka," tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan produktivitas dan ekspansi bisnis Industri dalam negeri termasuk industri keramik. Salah satunya dengan menaikkan PPh 22 terhadap barang impor di industri keramik.

Selain itu, pemerintah pun sudah mengeluarkan Safeguard terhadap barang-barang impor keramik. Tentu dengan harapan dapat membuat industry lebih bergairah. kbc10

Bagikan artikel ini: