Rayakan HUT ke-23, PTPN XI normalisasi sumber air di Kota Probolinggo

Jum'at, 15 Maret 2019 | 13:44 WIB ET
Dirut PTPN XI, Gede Meivera (dua kiri) menyerahkan secara simbolis benih ikan kepada Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.
Dirut PTPN XI, Gede Meivera (dua kiri) menyerahkan secara simbolis benih ikan kepada Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.

PROBOLINGGO, kabarbisnis.com: PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN XI menggelar program normalisasi sumber mata air Sentong dan kegiatan sosial lainnya di Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedupok Kota Probolinggo, Jumat (15/3/2019) pagi.

Kegiatan yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) ini sekaligus untuk memperingati hari jadi ke-23 PTPN XI.

Direktur Utama PTPN XI, Gede Meivera Utama Adnjana Putra mengatakan, pihaknya sangat perhatian dengan pelestarian sumber air, karena merupakan sumber kehidupan.

"Sumber air di negara kita butuh perhatian khusus, apalagi sebagai perusahaan negara di bidang perkebunan, kami fokus pada budidaya tebu yang tentunya menjadikan air sebagai kebutuhan pokok," katanya dalam sambutannya.

Diakui Gede, banyak mata air di kawasan Sentong yang harus tetap dilestarikan sebagai sumber kehidupan yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Hal itulah yang menjadi pertimbangan PTPN XI untuk memilih kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Probolinggo tersebut, juga digelar aksi sosial, seperti pengobatan gratis, sembako murah, tanam pohon, tebar 5000 benih ikan Nila, hingga pameran produk UKM unggulan.

Dalam kesempatan itu, Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menuturkan, pihaknya menyambut baik langkah PTPN XI dalam kegiatan CSR di wilayahnya tersebut.

"Meski tak ada perusahaan di bawah PTPN XI di Kota Probolinggo, namun langkah ini menjadi bukti bahwa PTPN XI ikut bertanggung jawab dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui perlindungan dan pengelolaan secara konsisten," ujarnya.

Dikatakannya, ada 13 mata air di Kota Probolinggo yang tidak difungsikan secara normal. Salah satunya di mata air Sentong di Kelurahan Jrebeng Wetan, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, yang merupakan sumber mata air terbesar,

"Kita berharap dengan adanya koordinasi ini bisa terjadi sinergisitas oleh Forum CSR-PKBL dan berkelanjutan,” harap Walikota Probolinggo.

Dia juga berharap lngkah PTPN XI bisa memacu perusahaan swasta dan stake holder lain untuk ikut melestarikan lingkungan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Banyak sumber mata air di sini, namun tidak di fungsikan dengan baik, maka kedepan akan kami perbaiki dan difungsikan dengan baik, agar air bersihnya bisa di konsumsi warga di Kota Probolinggo, maupun daerah lain yang kekurangan air bersih, dan juga akan kita tambah wahana wisata air," ujar Habib Hadi Zainal Abidin.

Sesuai program Habib Hadi Zainal Abidin bersama MS Subri, Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo, akan meningkatkan sektor kepariwisataan, guna memajukan kesejahteraan masyarakat. kbc7

Bagikan artikel ini: