BEI sebut pasar modal syariah RI berpotensi jadi terbesar dumia

Senin, 18 Maret 2019 | 15:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis,com: Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia, Iwan Abdalloh menyebut bahwa pasar modal syariah Indonesia merupakan yang terbesar di dunia.

Menurut data World Bank, total penduduk Indonesia berjumlah 264 juta. Angka ini lebih besar dari jumlah penduduk di 8 negara yang memiliki aset keuangan syariah terbesar di dunia.

Dari 264 juta, 87 persen penduduknya merupakan muslim dan 64 persennya merupakan kelompok produktif. Hal ini lah yang membuat potensi pasar modal syariah di Indonesia begitu besar.

Menurutnya, ini dapat dibuktikan dari aset keuangan syariah Indonesia di pasar global berada di peringkat ke-7 mencapai USD 81 miliar pada 2017, mengalahkan Turki yang hanya USD 49,5 miliar.

"Indonesia peringkat ke-7 aset keuangan syariah di dunia 2017. Karena masih kecil maka ruang tumbuhnya begitu besar," jelas Iwan Abdalloh di Jakarta Senin (18/3).

Adapun negara lain yang memiliki aset keuangan syariah tertinggi di dunia pada 2017 yaitu Iran dengan jumlah aset mencapai USD 545 miliar. Sedangkan posisi kedua ditempati oleh Saudi Arabia mencapai USD 472 miliar. Sementara Malaysia menduduki peringkat ke tiga dengan jumlah aset USD 405 miliar. Posisi ke empat oleh Uni Emirat Arab mencapai USD 203 miliar. Dan posisi selanjutnya yaitu, Kuwait dengan USD 120 miliar, dan Bahrain mencapai USD 99 miliar.

Irwan menambahkan tingginya potensi pasar modal syariah di Indonesia juga didukung oleh milesstones lainnya. "Milestones ini udah ada dari lama kok, sudah ada sejak 1997," ujarnya.

Adapun milestones yang menunjang pasar modal syariah yaitu, Reksa Dana Syariah yang ada sejak 1997, Indeks Saham Syariah sejak 2000, Sukuk pada 2002, Regulasi Pasar Modal Syariah sejak 2006, dan terakhir yaitu ETF Syariah yang ada sejak 2013. kbc10

Bagikan artikel ini: