Sepanjang tahun lalu, 35 perusahaan nasional ciptakan 10.100 pekerjaan

Kamis, 21 Maret 2019 | 07:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Endeavor Indonesia baru saja merilis Endeavor Indonesia Impact Report 2016-2018.

Berdasarkan survei tersebut, 35 perusahaan yang dijalankan oleh 43 Endeavor Entrepreneur telah membukukan pendapatan hingga Rp 31,5 triliun dan menciptakan setidaknya 10.100 pekerjaan.

Chairman Endeavor Indonesia, Harun Hajadi mengatakan, rata-rata jumlah pekerjaan yang bisa diciptakan oleh perusahaan-perusahaan yang dianggap bisa memberikan solusi langsung terhadap berbagai permasalahan di tataran masyarakat ini sebanyak 300 pekerjaan baru.

"Laju penciptaan lapangan kerja ini lima kali lebih cepat dari rata-rata perusahaan pada umumnya. Ini menandakan pentingnya high impact entrepreneur terhadap penciptaan lapangan kerja," ujar Harun di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Endeavor yang merupakan sebuah organisasi yang menggiatkan gerakan wirausaha berbasis di New York, Amerika Serikat ini sepanjang 2018 telah memfasilitasi lebih dari 2.000 jam pendampingan untuk entrepreneur, serta menyelenggarakan lebih dari 50 acara dengan total hampir 8.000 perserta.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya Endeavor Indonesia untuk menumbuhkan komunitas entrepreneur yang produktif dan membangun eksistem yang dinamis.

"Kami berharap Indonesia akan memiliki entrepreneur yang tidak hanya menyelesaikan masalah di pasar, tetapi juga dapat tumbuh untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja, menginspirasi banyak orang untuk mengikuti jejak mereka," ujar Harun.

Untuk terus memacu pertumbuhan wirausaha di Indonesia agar semakin berkembang, Endeavor Indonesia menyediakan berbagai fasilitas untuk perusahaan-perusahaan rintisan potensial yang memiliki dampak sosial serta berambisi besar untuk memerbaiki berbagai permasalahan sosial yang ada di masyarakat.

Endeavor akan membantu wirausahawan mengakselerasi pertumbuhan mereka dan melipat gandakan dampaknya, antara lain dengan memberikan akses ke pasar dan pakar industri sebagai mentor, akses ke permodalan dan edukasi. kbc10

Bagikan artikel ini: