Mentan Amran klaim produksi susu sapi capai 1,6 juta ton

Kamis, 21 Maret 2019 | 21:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan komitmen besar Kementerian Pertanian (Kementan) untuk peternak telah menghasilkan produktivitas sekaligus mendorong kesejahteraan. Melalui kebijakan yang pro terhadap peternak, khususnya sapi perah, Kementan mengklaim setidaknya telah meningkatkan produksi sapi dari 1,4 juta ton menjadi 1,6 juta ton.

"Produksi susu peternak meningkat karena kami menerbitkan Permentan Nomor 26 Tahun 2017, kemudian direvisi menjadi Permentan Nomor 33 Tahun 2018 yang mendukung mereka. Intinya, peternak didorong menjajaki kemitraan, dan susu yang dihasilkan ternak bisa terserap oleh industri," kata Amran di Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Peternak Susu Bandung Utara (KPSBU) Lembang, Bandung Barat, Kamis (21/3/2019).

Amran juga menambahkan yang penting ditekankan adalah peningkatan harga susu sapi dari Rp 4.000 sebelum ada Permentan di atas, menjadi Rp 5.000-Rp 6.500 per kg."Ini artinya, kenaikan Rp 1.000 saja, berarti pendapatan petani naik Rp 1,6 triliun," terang Amran melalui siaran persnya.

Kebijakan yang diambil dalam Permentan tersebut, menurut Amran, adalah hasil dialog intensif langsung dengan para peternak, khususnya sapi perah, di lapangan pada 2017. Ia menekankan agar tidak ada peternak sapi perah yang merugi, meski sempat menuai protes dari internasional.Ke depan, Amran menyatakan, Kementan akan selalu mendukung agar pencapaian saat ini terus berkembang sehingga nantinya bisa memenuhi kebutuhan susu dalam negeri 100%.

"Kita berharap apa yang sudah kita lakukan bersama, terutama di KPSBU Lembang ini, bisa menjadi inspirasi dan menyebar ke berbagai daerah. Kabar bahwa Lembang mampu menghasilkan susu 140 ton per hari patut disebarkan dan ditiru untuk menjadi semangat peternak Indonesia," papar Amran.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat AA Umbara Sutisna menyatakan, akan terus mempertahankan semangat peternak sapi perah di KPSBU Lembang dan mewujudkan target nasional dari Kementan."KPSBU Lembang ini mampu menghasilkan hampir Rp500 miliar per tahun, dan ini menjadi nomor satu di Indonesia. Harus dipertahankan," kata AA.kbc11

Bagikan artikel ini: