Pertumbuhan penumpang pesawat saat mudik Lebaran 2019 ditaksir melambat, ada apa?

Jum'at, 22 Maret 2019 | 07:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan ada pertumbuhan jumlah penumpang pesawat saat mudik Lebaran 2019. Akan tetapi, pertumbuhan jumlah penumpang itu rendah jika dibandingkan tahun lalu.

Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono mengatakan, jumlah penumpang pesawat diperkirakan hanya tumbuh tiga persen pada 2019. Padahal tahun lalu penumpang pesawat ini saat mudik Lebaran mampu tumbuh hingga 7 persen.

"Berdasarkan pola pergerakan penumpang, jumlah penumpang domestik dan internasional tren pertumbuhannya lebih rendah dari tahun lalu. Tetap meningkat tapi tidak setinggi tahun lalu," tegas dia di kantornya, Kamis (21/3/2019).

Pada masa angkutan Lebaran 2018, Kementerian Perhubungan mencatat kapasitas penumpang yang tersedia untuk moda angkutan pesawat mencapai 11,7 juta kursi untuk periode H-10 hingga H+10 Lebaran. Angka ini tumbuh 3,6 persen jika dibandingkan kapasitas tahun lalu.

Adapun, kapasitas itu akan dilayani 547 pesawat dengan berbagai tipe. Dari jumlah itu, Garuda Indonesia menggunakan 140 pesawat dan Lion Air 111 pesawat.

Sementara itu di kesempatan yang sama Sekretaris Badan Litbang Perhubungan Rosita Sinaga mengatakan, dari hasil kajiannya, da beberapa hal yang menyebabkan pertumbuhan jumlah penumpang pesawat tak setinggi tahun lalu. Salah satunya mulai tersambungnya jalan tol Trans Jawa.

"Dari kajian kami, yang paling terlihat kenaikan penggunanya itu Trans Jawa yang mencapai 80 persen dibanding sebelum tol dioperasikan, jadi semua mencoba," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: