Rumah Zakat dan MTTG bangun sekolah darurat dan hunian sementara buat penyintas bencana di Palu

Senin, 25 Maret 2019 | 10:20 WIB ET

SIGI, kabarbisnis.com: Kepedulian berbagai pihak terhadap para penyintas atau korban bencana di Palu masih terus berdatangan. Kali ini Majelis Ta’lim Telkom Group (MTTG) bersama Rumah Zakat meresmikan Sekolah Darurat dan Hunian Sementara untuk para penyintas bencana tersebut.

Sekolah darurat ini diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat dan keyakinan anak-anak penyintas bencana untuk melanjutkan pendidikan dan menghilangkan trauma. Hunian sementara yang dibangun oleh MTTG ini sebanyak 10 unit. Semua ini adalah sebagai bentuk kepedualian terhadap keadaan penanggulangan pasca bencana.

Ketua MTTG Wilayah Telkom Palu, Mahyuddin mengatakan, penanggulangan pasca bencana ini menjadi satu poin penting yang harus mendapatkan perhatian khusus agar dapat memastikan bahwa para penyintas dapat bangkit baik secara fisik, psikis, dan ekonomi. 

MTTG menyampaikan komitmen dan kepeduliannya dalam rangka penanggulangan bencana menjadi satu isu yang akan diprioritaskan.

“MTTG, hari ini menyampiakan kasih sayangnya kepada saudara-saudara di Palu melalui Rumah Zakat. Semoga sekolah darurat ini menjadikan anak-anak memiliki semangat dan keyakinan untuk dapat terus bersekolah. Dan hunian sementara bisa menjadi tempat berteduh dan semangat bahwa saudara-saudara di Sigi tidak sendirian mengahdapi keadaan ini," katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (24/3/2019).

Hal senada juga disampaikan Bupati Sigi, Irwan Lapatta. menurutnya, keadaan bencana ini tidak bisa dihindari, tapi satu yang harus dapat dipastikan, yakni tetap yakin pada Allah dan terus bangkit. "Terimakasih MTTG dan Rumah Zakat, atas seluruh perhatian dan kasih sayangnya untuk masyarakat Sigi," paparnya.

Sebelumnya, Rumah Zakat bersama dengan para donatur lain telah membangun 200 hunian sementara dari 500 yang ditargetkan pada Februari 2019 lalu. Aksi penanggulangan pasca bencana yang dilakukan oleh Rumah Zakat juga berkonsentrasi pada masalah kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat. 

Bersamaan dengan acara launching ini, Rumah Zakat memberikan 2000 kaleng kornet superqurban untuk masyarakat Sigi yang terkena bencana. “Hari ini kami tidak hanya membangun sekolah darurat dan hunian sementara saja, kami bawakan 2000 kaleng kornet superqurban untuk saudara-saudara kami di Sigi. Setidaknya sampai dengan hari ini kami sudah mengirimkan 100.000 kaleng kornet dari awal kejadian bencana di Palu. Terimakasih untuk MTTG atas kepercayaan kepada Rumah Zakat, serta pemerintahan Sigi yang telah memberikan banyak kemudahan agi kami untuk dapat berbagi kasih sayang dengan masyarakat Sigi," kata Al Razi Azzatul Yazid, selaku Respon And Recovery Departement Head, Rumah Zakat Action.

Sampai saat ini, Rumah Zakat dan para donatur telah membangun 60 unit, membagikan 15.000 lebih paket famili kit.  serta membangun 16 masjid. Ini adalah sebuah bentuk komitmen Rumah Zakat sebagai lembaga filantropi di bidang ZISWAF dan kemanusiaan. kbc10

Bagikan artikel ini: