Kementan minta industri pembibitan kurangi produksi DOC 10%

Senin, 25 Maret 2019 | 23:45 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Dengan alasan melakukan stabilisasi harga, pemerintah memerintahkan industri pembibitan mengurangi produksi DOC (day old chick/anak ayam umur sehari) final stock (FS) sebesar 10% mulai 21 Maret hingga 8 April 2019.

Pengurangan produksi yang diatur melalui Surat Edaran Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan No 03173SE/PK.010/F/03/2019 itu dilakukan untuk menahan penurunan harga panen broiler / livebird pada yang dialami peternak sepanjang Februari - Maret 2019.

SE yang diperoleh kabarbisnis.com di Jakarta, Senin (25/3/2019) ini  juga menyebutkan untuk menjaga keseimbangan ketersediaan dan kebutuhan (supply-demand) DOC FS broiler pada bulan-bulan berikutnya secara nasional perlu dilakukan penyesuaian produksi DOC FS broiler berdasarkan Permentan Nomor 32/Permentan/PK.230/09/2017 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi.

Perusahaan pembibitan unggas diharapkan melakukan pengurangan produksi DOC FS Broiler melalui penarikan telur tetas di hatchery (penetasan) pada umur 18 hari sebanyak 10%  per minggu dari setiap unit hatchery yang berlokasi di pulau Jawa dan pulau Sumatera yang dilakukan mulai 21 Maret - 8 Apri 2019.

SE itu menyebutkan, pengawasan pelaksanaan penarikan telur tetas di hatchery dilakukan oleh staf Ditjen PKH, dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewanprovinsi/kabupaten/kota dan/atau Gabungan Pengusaha Pembibit Unggas (GPPU).

Setiap perusahaan pembibit PS broiler harus menyampaikan laporan pelaksanaankegiatan dimaksud kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan palinglambat tanggal 15 April 2019 dan diketahui oleh Dinas Kabupaten/Kota. Dengan ditetapkannya SE ini maka surat edaran nomor 03124SE/PK.010/F/03/2019 hal Pengurangan DOC FS Broiler dicabut dan dinyatakantidak berlaku. Kbc11

Bagikan artikel ini: