Mendekati masa berakhir, baru separuh wajib pajak lapor SPT

Kamis, 28 Maret 2019 | 06:01 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat jumlah wajib pajak (WP) yang sudah melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) baru mencapai 9,3 juta. Sementara, jumlah WP yang wajib lapor sebanyak 18,3 juta, artinya jumlah yang melapor baru sekitar separuhnya.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan, DJP menargetkan jumlah WP yang lapor SPT tahun ini 85%.

"Yang wajib lapor SPT 18,3 juta, kami targetnya 85% lah, walaupun tahun lalu 71%. Sampai hari ini 9,3 juta," katanya di Kantor DJP Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Hestu menerangkan, DJP sudah melakukan sejumlah upaya untuk mendorong WP melaporkan SPT. Adapun strategi yang ditempuh yakni, melakukan kampanye, menyebarkan surat elektronik atau email, merekrut relawan pajak yang terdiri dari mahasiswa, hingga membuka kelas pajak.

"Semua upaya sudah kita lakukan. Fokus kita di minggu ini pelayanan supaya lancar, sistem kita lancar, di KPP kalau WP minta dibantu e-filing juga tersedia layanannya dengan baik," ujarnya.

Hestu tak berkomentar saat ditanya sanksi bagi WP yang telat melaporkan SPT. Dia hanya bilang akan melakukan pembinaan setelah bulan April atau setelah batas waktu pelaporan SPT badan.

"Kita punya waktu sampai akhir tahun, April nanti ada PPh badan, setelah PPh badan selesai, kami tentunya akan menindaklanjuti yang belum lapor. OP (orang pribadi) aja Maret ini, yang April badan, setelah itu tentunya kita lakukan pembinaan," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: