Jayaland rilis rumah dua lantai hanya Rp400 jutaan

Kamis, 28 Maret 2019 | 07:39 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pengembang properti PT Jayaland terus memperkuat penetrasi pasar di segmen menengah di selatan Surabaya. Kali ini, pengembang yang sukses membangun kawasan perumahan Puri Surya Jaya tersebut merilis proyek/distrik baru dengan nama Grand Alexandria.

Proyek baru ini diyakini akan mendapat animo luar biasa dari konsumen, mengingat produk yang ditawarkan adalah rumah dua lantai dengan harga mulai Rp 400 jutaan.

Kepala Strategi Bisnis Unit PT Jayaland, Samson Suryanto mengatakan, dikembangkannya proyek yang akan dibangun di lahan seluas 6 hektare dengan total sebanyak 429 unit tersebut merupakan strategi perusahaan dalam menggaet segmen pasar baru.

"Selama ini kita menyasar segmen pasar menengah atas, dan ada proyek di kawasan satelit yang kita kembangkan dengan menyasar segmen pasar yang disebut sederhana mandiri (harga sedikit di atas rumah subsidi). Nah, Grand Alexandria ini mengisi segmen pasar antara sederhana mandiri dengan menengah atas," katanya usai acara Product Knowledge (PK) proyek Grand Alexandria di Surabaya, Rabu (27/3/2019).

Selain harganya yang masih sangat terjangkau, Samson menyebut Grand Alexandria memiliki sejumlah keunggulan lainnya. Diantaranya lokasinya yang hanya 5 menit dari gerbang utama perumahan Puri Surya Jaya, dan memiliki multi akses.

"Pertama melalui boulevard utama perumahan Puri Surya Jaya, kemudian juga dapat diakses melalui Jalan Lingkar Timur Sidoarjo. Kerennya lagi, Grand Alexandria memiliki akses ke jalan tembus yang nantinya terhubung langsung dengan Jalan Lingkar Timur atau MERR," jelasnya.

Samson bilang, Grand Alexandria merupakan distrik modern yang cocok untuk kaum milenial. Alasannya, desain bangunannya mengombinasikan gaya arsitektur mediterian dan modern minimalis. Selain itu, penataan cluster juga sangat rapi. Karena telah menerapkan jaringan listrik bawah tanah dan drainase tertutup.

Grand Alexandria ditawarkan dalam tiga  tipe, yaitu tipe Noza (LB 38/LT 72), Montaza (LB 46/LT 72) dan Qantara (LB 54/LT72).

Tingginya animo calon konsumen juga terlihat dari gelaran PK yang dihadiri lebih dari 1.000 orang agen properti dimana ada tiga lead agent, yakni Raywhite Diponegoro, Brighton, dan Xavier Marks. Penjualan akan dilakukan melalui nomor urut pemesanan (NUP).

Seperti dalam setiap peluncuran produk baru, Jayaland menyiapkan undian berhadiah bagi konsumen yang telah memesan NUP. Yaitu grand prize dua unit Vespa Piaggio. Kemudian 2 keping logam mulia 5 gram dan 3 voucher belanja masing-masing senilai Rp 2 juta.

General Manager Jayaland, Subianto Setjawardjaja menuturkan, pengembangan proyek Grand Alexandria merupakan bagian dari re-masterplan Puri Surya Jaya yang dilakukan Jayaland. Dimana future development Puri Surya Jaya terbagi dalam tiga tahap. Tahap pertama, adalah lokasi Puri Surya Jaya existing termasuk didalamnya Distrik Valencia dan Osaka yang telah dipasarkan.

Future development tahap kedua adalah terkoneksinya Distrik Grand Surya dan Distrik terbaru yang saat ini diluncurkan, yaitu Distrik Grand Alexandria. Kemudian, tahap ketiga re-masterplan Puri Surya Jaya adalah terkoneksinya landbank yang berada di sekitar Lingkar Timur Luar.

"Jika sebelumnya kami mengembangkan kawasan utama seluas 800 hektare dan ada beberapa proyek satelit, kali ini sebagian pengembangan satelit disatukan ke kawasan utama. Plus ada penambahan lahan lagi nantinya akan menjadi 1.300 hektare. Saat ini sedang dalam tahap pembulatan tanah," ungkap Subianto.

Dengan strategi tersebut, dia meyakini kenaikan nilai investasi juga menjadi nilai tambah. Sebab, dengan adanya re-masterplanning, maka potensi kenaikan nilai investasi akan sangat tinggi.

Dia menyebut, saat ini harga jual tanah di Grand Alexandria baru berada di kisaran Rp 3,6 juta per meter persegi, sedangkan di Distrik Osaka sudah Rp 5,7 juta dan di Vancouver serta Boston Extension telah mencapai Rp7,5 juta per meter persegi. Ketiganya adalah di kawasan distrik utama.

"Artinya harga lahan di Grand Alexandria dipastikan akan ikut terangkat naik dalam 1-2 tahun ke depan. Jadi ini akan menjadi investasi yang menguntungkan," ujar Subianto.

Ditambahkannya, nilai investasi selalu menjadi keunggulan proyek-proyek yang dikembangkan oleh PT Jayaland. Karena lokasi pengembangannya berada di daerah sub-urban primadona, yakni wilayah Selatan Surabaya. 

Seperti diketahui, wilayah Selatan Surabaya merupakan daerah sunrise, karena memiliki rencana peningkatan infrastruktur yang menjanjikan, seperti adanya rencana frontage road Waru – Buduran, Jalan Lingkar Timur yang connect MERR, serta Rencana adanya Exit Tol diantara Waru dan Sidoarjo, yakni exit tol Klopo Sepuluh. kbc7

Bagikan artikel ini: