Seribu pelari ramaikan Mandiri Banyuwangi Half Marathon

Senin, 1 April 2019 | 19:53 WIB ET

BANYUWANGI, kabarbisnis.com: Seribu pelari dari dalam dan luar negeri mengikuti Mandiri Banyuwangi Half Marathon 2019. Lomba lari internasional pertama yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkolaborasi dengan Bank Mandiri ini merupakan upaya mengembangkan pariwisata di Banyuwangi sekaligus langkah awal menjadikan Banyuwangi sebagai salah satu destinasi marathon di Indonesia dan internasional.

Pada lomba yang dilepas oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas didampingi Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro serta Direktur Utama Bank mandiri Kartika Wirdjoatmodjo ini kategori half marathon putra dipuncaki oleh pelari Chamit Nur Cholis dengan catatan waktu 1:20:19, disusul oleh Hadi Firmansyah di peringkat kedua dan Hari Rohman Diperingkat ketiga. Untuk half marathon putri peringkat pertama ditempati Sri Wahyuni dengan catatan waktu 1:50:25, disusul Vonny Tenri Opu pada peringkat kedua dan Helen Luciana diperingkat ketiga.

Untuk kategori 10K putra, peringkat pertama diduduki oleh Isak Aleut dengan catatan waktu 0:34:27, diperingkat kedua adalah Sutikno dan Umar ali Sofyan Menduduki peringkat ketiga. Pada kategori 10K putri, peringkat pertama ditempati Karen Cahyono dengan catatan waktu 1:01:24 dan Imelda Kapoyos diperingkat kedua dan Bety Alfian diperingkat ketiga. 

Sementara pada kategori 5K, untuk kelompok putra, peringkat pertama diraih Dwi Putra Fisabil dengan catatan waktu 0:18:17 dan Febri Agus Setiawan serta M. Angga Pratama masing-masing diperingkat kedua dan ketiga. Untuk kelompok putri, peringkat pertama diduduki Innes Aditya dengan catatan waktu 0:24:53. Diperingka kedua ditempati Brelian Dwi Oktaviani dan peringkat ketiga adalah Ary Murtini.

Di kelompok pelajar, pemenang kategori 10K putra adalah Ali Topan disusul Angga Rosi dan M. Rio Yanuar diperingkat kedua dan ketiga. Pada kelompok putri, pemenangnya adalah Ika Arista Putri disusul Firdauziah Sudarsono pada peringkat kedua dan Ernovyan Isyam diperingkat ketiga. 

Adapun kategori pelajar 5K putra, pemenangnya adalah Kautsar Dino, disusul Deni Wahyu Widodo da Mohamad Ali. Untuk kelompok pelajar putri, pemenangnya adalah Dwi Ainur Rofiqoh disusul oleh Yesi Agustina dan Natasya Kumala Astri.    

“Animo pecinta olahraga lari sungguh luar biasa mudah-mudahan . Dan kami akan berupaya agar ke depan Banyuwangi bisa menaikkan kembali kelasnya sebagai salah satu kota yang dapat menggelar lomba Marathon kelas dunia sehingga pariwisata di kota ini dapat semakin meningkat ke arah yang jauh lebih baik yang tentunya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Taman Blambangan Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (31/3).

Masyarakat Banyuwangi juga sangat antusias menyambut ajang lari half marathon yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kementerian BUMN ini. Lebih dari 7 ribu orang memadati race village di Taman Blambangan Banyuwangi untuk melihat dan memberikan dukungan kepada para pelari. Tidak hanya di area lomba, dukungan masyarakat juga mengalir di sepanjang rute yang dilalui para pelari.

Di sepanjang rute, pelari disuguhkan pemandangan alam Banyuwangi yang menarik dengan areal persawahan dan pegunungan. Berbagai atraksi juga disuguhkan oleh masyarakat setempat seperti tarian budaya tradisional hingga penampilan atraksi Barongsai dan Kungfu. 

 

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengemukakan bahwa, dukungan BUMN, seperti Bank Mandiri dan perusahaan-perusahaan Negara lainnya terhadap event seperti ini sangat positif, karena langkah ini merupakan salah satu implementasi BUMN Hadir Untuk Negeri dimana peran aktif BUMN dapat membantu program pemerintah dalam mengembangkan destinasidestinasi wisata baru di Indonesia. 

 

“Banyuwangi merupakan kota yang indah dengan berbagai kekayaan alam dan budayanya sehingga kami merasa perlu untuk ikut serta mengembangkan pariwisata di kota ini melalui olahraga lari yang sedang menjadi trend di dunia. Mudah-mudahan event yang didukung oleh perusahaan milik Negara ini dapat semain mengenalkan Banyuwangi ke tingkat internasional,” ujar Kartika. 

Di kawasan lomba Mandiri Banyuwangi Half Marathon, masyarakat juga dapat mengikuti program aktivasi LinkAja untuk mendukung kampanye Cashless Society. Masyarakat akan mendapatkan edukasi penggunaan aplikasi LinkAja untuk melakukan berbagai transaksi kuliner dan lainnya di kawasan Taman Blambangan Banyuwangi. kbc2

Bagikan artikel ini: