Indonesia gandeng tiga negara ini untuk pemakaian QR Code

Rabu, 10 April 2019 | 08:10 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Empat negara di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina sedang bekerja sama untuk meningkatkan sistem pembayaran. Hal ini dilakukan agar inklusi keuangan di setiap negara bisa terus meningkat.

Direktur Departemen Internasional Bank Indonesia (BI) Wahyu Pratomo menjelaskan kerja sama juga dilakukan agar terjadi transaksi keuangan yang aman, cepat, efisien dan handal. 

BI bekerja sama dengan bank sentral ketiga negara untuk mengintegrasikan QR code masing-masing negara. Sehingga nantinya QR code bisa digunakan lintas negara. Saat ini setiap negara sedang membangun roadmap agar sistem pada QR bisa terhubung. Yang sedang dibahas adalah keamanan, perlindungan konsumen dan stabilitas keuangan.

"Sedang disusun framework-nya, bagaimana concern integrasi di kawasan. Kemudian pembayaran ritel yang akan dihubungkan tapi tetap mengutamakan keamanan konsumen dan stabilitas keuangan," ujar Wahyu dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko menjelaskan, dengan terintegrasinya sistem pembayaran tersebut maka diharapkan bisa memudahkan turis mancanegara yang berwisata ke Indonesia. 

"Kalau QR code sudah cross border, turis Thailand yang wisata ke Indonesia jadinya mudah karena ada QR," imbuh dia.

Menurut dia, integrasi QR Code pada empat negara ini sebenarnya bisa dilakukan dengan cepat, karena sama-sama menggunakan standarisasi Europay, Matercard, dan Visa atau EMV. Namun, bank sentral ingin semua berjalan dengan aman, sehingga masih membutuhkan waktu lebih lagi untuk uji coba. Sayangnya, Onny enggak menjelaskan kapan uji coba ini selesai dilakukan.

"Karena QR standard yang diterbitkan itu melakukan spesifikasi EMV, sehingga gampang nyambungnya. Tapi kita enggak semudah itu, domestik aja ada dispute, security. Kalau ini sudah diselesaikan, kita akan siap," kata dia. kbc10

Bagikan artikel ini: