Kemenhub rilis program Kontainer Masuk Desa, apa itu?

Kamis, 11 April 2019 | 07:40 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Program Kontainer Masuk Desa yang digagas oleh Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut dan Maritime Research Institute Nusantara (Marin Nusantara) resmi dimulai. 

Hal tersebut ditandai oleh pengiriman perdana tiga ton beras yang diangkut kapal Tol Laut yaitu KM Logistik Nusantara II dengan tujuan desa-desa di kecamatan Essang Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara pada Rabu (10/4/2019) dari Surabaya, Jawa Timur.

"Tiga ton beras tersebut diambil dari Bulog untuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan menggunakan mini kontainer agar dapat menjangkau desa-desa di Kecamatan Essang dengan menggunakan kapal tol laut, KM. Logistik Nusantara II," ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Wisnu Handoko di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Adapun kapal KM Logistik Nusantara II telah diberangkatkan pada Rabu pagi 10 April 2019 dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Bitung Sulawesi Utara.

"Selanjutnya dari Pelabuhan Bitung, Mini Kontainer akan diteruskan menggunakan kapal KM. Kendhaga Nusantara I sebagai kapal feeder menuju Pelabuhan Melonguane," ujar Wisnu.

Wisnu menerangkan, mini kontainer ini berguna untuk menjangkau wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan akses alat bongkar muat di Pelabuhan dan akses jalan raya.

Setelah tiba di Pelabuhan Melonguane, mini Kontainer dikeluarkan dari kontainer 20 feet dan dinaikan ke kapal perintis KM. Sabuk Nusantara 95 menuju Pelabuhan Essang dan selanjutnya diteruskan ke gudang desa.

"Dengan adanya program kontainer masuk desa tentunya akan mendukung program tol laut dengan skema end to end. Dan dengan program ini diharapkan kehadiran negara akan semakin dirasakan oleh masyarakat utamanya di daerah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terpencil dan Pedalaman) serta dapat menurunkan disparitas harga antara Indonesia bagian Barat dan Indonesia Bagian Timur," tambah Wisnu.

Selain diharapkan mampu menurunkan disparitas harga, lanjut Wisnu, program kontainer masuk desa diharapkan dapat memastikan ketersediaan berbagai bahan pokok dan penting di wilayah desa yang selama ini belum maksimal.

"Program Kontainer Masuk Desa ini akan mempermudah akses pemasaran hasil komoditas desa ke berbagai wilayah, baik dalam maupun luar negeri yang selama ini menjadi kendala banyak desa di Indonesia sehingga ekonomi desa pun akan tumbuh dan berkembang ke arah yang lebih baik,” ujar Wisnu. kbc10

Bagikan artikel ini: