Founder Bukalapak siap ramaikan ajang The 1st Millennial Indonesian Agropreneurs

Jum'at, 12 April 2019 | 22:37 WIB ET
Kepala BPPSDMP Momon Rusmono (kanan) dan Kepala Pusat Pendidikan Idha Widi Sesanti
Kepala BPPSDMP Momon Rusmono (kanan) dan Kepala Pusat Pendidikan Idha Widi Sesanti

JAKARTA, kabarbisnis.com: CEO dan Founder Bukalapak Ahmad Zacky akan turut meramaikan acara sebagai nara sumber dalam  The 1st Millennial Indonesian Agropreneurs (MIA) yang rencananya akan diselenggarakan di Botani Square, Bogor pada 18-21 April 2019 mendatang.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Momon Rusmono mengatakan pihaknya mengundang Ahmad Zaky sebagai salah satu sumber yang kompeten untuk mengenalkan lebih jauh tentang spektrum perdagangan digital atau e-commerce  saat ini. Menurutnya wirausaha muda petani ke depan memahami perkembangan teknologi informasi.

“Ahmad Zaki menjadi salah satu nara sumber pemasaran melalui pendekatan on-line dan pentingnya harusnya mensikapi industri 4.0. Ke depan bisa saja mengolah lahan traktor roda dua secara auto pilot sementara dia juga masih bisa berkomunikasi dengan pacarnya,” ujar Momon dengan nada bercanda mengilustrikan ketika memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Selain Ahmad Zaki, Kementan juga akan menghadirkan Teddy K Somantri , Rici Solihin sebagai young agripreneur  hortikultura buah paprika. Belum cukup disitu ajang The 1st MIA ini turut menghadirkan Teddy K. Somantri, Presiden Direktur Javanero Coffe yang memproduksi dan memasarkan kopi spesial dari Sumatera,Jawa dan Bali.

Berkaitan ajang The 1st MIA yang bertemakan Peran Generasi Muda Pertanian Milenial Dalam Pembangunan Pertanian ini, Kepala Pusat Pendidikan Idha Widi Arsanti menjelaskan forum ini  menjadi momentum untuk mempromosikan kelompok Wirausaha Muda Pertanian kepada masyarakat. Selain itu kegiatan ini juga menjadi gebrakan untuk membuka peluang kerjasama/investasi dari dunia usaha terhadap dunia pendidikan, mempromosikan Polbangtan, PEPI dan SMKPP, serta menjadi wadah kolaborasi antara Pemerintah, akademis, swasta/industri dan para agropreneur.

“Tujuan penyelenggaraan MIA adalah untuk menumbuhkembangkan wirausahawan muda milenial pertanian yang kreatif dan inovatif dalam mendukung pembangunan pertanian, serta menarik minat generasi muda milenial untuk melanjutkan pendidikan tinggi vokasi pertanian khususnya ke Polbangtan, PEPI dan SMK-PP,” terangnya.

Beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada penyelenggaraan MIA ini akan diisi pameran, milliennial talkshow , milenial pride Vlog, Cooking Speciality, MIA Awards dan Milenial Meet Business. Berkaitan pameran rencananya akan diisi 30 Booth.

Diantaranya agro mekanika zone , yakni menampilkan penggunaan alat, mesin dan contoh hasil proses olah pangan (mekanisasi penanganan) . Selain itu coffee plus zone sebagai aneka produk hasil dengan proses pengolahannya. Aneka produk yang termasuk dalam ranah/kelompok perkebunan, hortikultura dan lainnya .kbc11

Bagikan artikel ini: