PGN pasok gas untuk industri aspal hotmix dengan skema sharing investasi

Senin, 15 April 2019 | 17:39 WIB ET

PASURUAN, kabarbisnis.com: Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperluas jangkauannya di sejumlah wilayah. Di Pasuruan, PGN telah berhasil mengalirkan gas buminya untuk industri Aspal PT Liman Jaya, melanjutkan pemakaian CNG sebelumnya.

Menurut owner PT Liman Jaya Transmix, Henry Limantono, pabrik aspal miliknya sejak Mei 2018 Liman Jaya memakai CNG dari PGN Gagas, dengan volume rata-rata 55.000 m3 per bulan. Dengan telah selesainya konstruksi pipa distribusi, maka mulai hari ini telah beralih memakai gas bumi yang ditandai dengan pelaksanaan pengaliran gas (gas in). “Gas in” dilaksanakan di plant milik PT Liman Jaya Transmix di Purwosari, Pasuruan.

“Pakai gas CNG dan Gas bumi bagus, bersih tidak ada residu seperti di solar. Sedangkan memakai batubara juga tidak disarankan karena kotor. Energi gas adalah solusi terbaik, dengan harga lebih ekonomis dan memiliki kemudahan dalam operasional tanpa harus menyediakan tempat penyimpanan (storage),” ujar Henry, Pasuruan, Senin (15/4/2019).

Produksi aspal grup Liman Jaya berawal dari berdirinya PT Tripalindo Transmix di wringinanom Gresik pada tahun 2002, lalu pada 2016 berdirilah PT Liman jaya di Purwosari, Pasuruan. Di Purwosari inilah terdapat jaringan pipa PGN. Liman Jaya yang memiliki peralatan yang didesain untuk solar dan gas pun mengajukan permohonan berlangganan gas bumi.

Sales Area Head PGN Pasuruan Agus Mustofa Hadi mengatakan, dalam proses berlangganan gas bumi, pada awalnya PT Liman Jaya  yang beralamat di JL. Raya Pasuruan, Purwosari Pasuruan belum lolos verifikasi secara nilai keekonomian investasi PGN. Meski demikian Liman Jaya tetap bertekad agar mendapatkan alokasi gas bumi.

“Dengan modal kapital yang cukup dimiliki oleh Liman Jaya, maka disepakati alternatif solusinya adalah berlangganan gas dengan skema sharing investasi, yakni Liman Jaya mengeluarkan nilai investasi sebesar Rp. 1 miliar untuk infrastruktur gas,” ujar Agus Mustofa Hadi.

Pembangunan infrastruktur ini dimulai sejak Agustus 2018 lalu dilanjutkan dengan pengaliran gas CNG milik PGN Gagas, hingga pada hari ini (15/04) gas bumi PGN telah dinyatakan mengalir.

Dia mengungkapkan, Liman Jaya Transmix merupakan pelanggan kedua yang gas-in hingga April 2019, setelah PT. Merakindo Rajamix Perkasa. Diharapkan dengan adanya pengaliran gas ke PT. Liman Jaya Transmix ini akan terus berlanjut ke gasin-gasin berikutnya dan akan dapat memenuhi target PGN Area Pasuruan untuk menyerap gas tahun 2019 sebanyak 30,92 BBTUD. kbc6

Bagikan artikel ini: