Maxine Aesthetic Clinic perkenalkan layanan terapi enzim DMK

Minggu, 21 April 2019 | 20:52 WIB ET

SURABAYA - Perawatan kulit wajah agar selalu cerah dan cantik kini semakin beragam. Salah satunya adalah terapi enzim DMK atau Danne Montague King. Terapi ini diciptakan ilmuwan Dr Danne Montague King yang telah terkenal di seluruh dunia.

CEO Maxine Aesthetic Clinic, Wardah Nafisah, mengatakan, terapi enzim DMK menggunakan zat enzim yang serupa dengan enzim yang dimiliki manusia.

“Sebenarnya tubuh manusia itu memiliki enzim yang baik. Hanya saja memang terkadang ada kendala dalam pertumbuhannya, sehingga proses pemberian kolagen ke kulit menjadi terhambat. Hal itu disebabkan banyak hal, misalnya kulit terkena polusi atau ada yang keliru dalam pemakaian produk kecantikan,” ujar Wardah dalam acara ulang tahun Maxine Aesthetic Clinic di Surabaya, Minggu (21/4/2019).

Dalam acara yang dihadiri puluhan beauty influencer dari berbagai kota di Jawa Timur tersebut juga diperagakan demo terapi DMK. Di Surabaya, terapi DMK yang berlisensi resmi hanya ada di Maxine Aesthetic Clinic. “Maxine telah mendapat lisensi resmi untuk memasarkan treatment ini,” jelas Wardah.

Wardah menjelaskan, terapi enzime DMK melalui proses remove, rebuild, protect, dan maintain yang tidak menimbulkan rasa sakit. Terapi tersebut tanpa jarum atau laser.

“Jadi tidak ada langkah yang menginjeksi kulit dalam treatment DMK ini,” ujar Wardah yang meraih registered aesthetician dari Esthetics Certificate Institute.

Menurut Wardah, terapi enzim DMK ini membuat perawatan kecantikan tak lagi menimbulkan rasa sakit.

“Selama ini di pasar pilihannya dua. Kalau sehat, tidak bisa cantik. Bisa cantik, tapi tidak sehat. Padahal, kita bisa kok jadi sehat dan cantik. Cantik yang sehat, dan sehat yang cantik. Salah satunya dengan terapi enzim DMK di Maxine ini,” papar Wardah.

Dia menjelaskan, terapi enzim ini bisa digunakan untuk berbagai jenis kulit, mulai  berpori-pori besar, berflek hitam, hingga berjerawat. Langkah terapi setelah pembersihan kulit adalah dengan proses detoksifikasi hingga proses pengangkatan sel kulit mati menggunakan teknologi DMK Pro Peel.

Kemudian, sambung Wardah, masker enzi dioleskan di kulit wajah hingga leher untuk melepaskan sel kulit mati dan memicu pertumbuhan kolagen. Prosesnya hanya 45 menit. 

“Terapi ini juga cocok untuk memenuhi agenda para perempuan aktif yang relatif ingin melakukan perawatan dalam waktu singkat, misal ketika akan menghadiri gala dinner atau wedding party,” tuturnya.

Pada tahapan berikutnya, wajah dibersihkan lalu diberikan vitamin C fibromax secara merata, dan diakhiri dengan pemberian sunscreen dan pijatan untuk memperlancar peredaran darah.

Bagikan artikel ini: