Facebook sarankan pengguna Instagram ganti sandi, ini alasannya

Senin, 22 April 2019 | 07:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Raksasa media sosial Facebook mengungkapkan bahwa perusahaan itu telah meninggalkan jutaan kata sandi Instagram dalam format yang dapat dibaca. Menurut perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini, awalnya hanya puluhan ribu pengguna Instagram saja yang terkena, seperti dilansir laman phonearena, baru-baru ini.

Facebook mengatakan bahwa biasanya sistem loginnya dirancang untuk menutupi kata sandi menggunakan teknik yang membuatnya tidak dapat dibaca. Dalam investigasinya, Facebook menunjukkan bahwa tidak ada orang dari dalam atau luar perusahaan yang mengakses kata sandi ini.

Tentu saja, karena Facebook memperbarui posting blog aslinya setelah satu bulan meningkatkan jumlah kata sandi yang terpengaruh. "Sejalan dengan praktik terbaik keamanan, Facebook menutupi kata sandi orang ketika mereka membuat akun sehingga tidak ada orang di perusahaan yang dapat melihatnya," ujar juru bicara Facebook, seperti dikutip laman techcrunch.

Selain itu, Facebook juga menggunakan kunci kriptografi yang memungkinkan Facebook mengganti kata sandi yang tidak dapat dikembalikan dengan serangkaian karakter acak. "Dengan teknik ini, kami dapat memvalidasi bahwa seseorang masuk dengan kata sandi yang benar tanpa harus menyimpan kata sandi dalam teks biasa," lanjut Facebook.

Bulan lalu, Facebook mengakui bahwa mereka menyimpan ratusan juta kata sandi dalam teks biasa sejak 2012. Pada saat itu, diperkirakan 200 juta hingga 600 juta akun memiliki kata sandi yang terekspos kepada sebanyak 20.000 karyawan Facebook.

Facebook membeli Instagram sekitar US$1 miliar pada 2012. Perusahaan menyarankan agar pelanggan Facebook, Instagram atau WhatsApp menggunakan otentikasi dua faktor saat masuk. Selain memasukkan kata sandi, kode dikirimkan ke ponsel cerdas pelanggan yang juga diperlukan untuk login yang berhasil. Untuk mengatur ini, buka menu pengaturan dari aplikasi Facebook, lalu klik Keamanan dan Masuk. kbc10

Bagikan artikel ini: