Investasi menarik, cluster terbaru The Taman Dayu ini bisa untuk disewakan

Selasa, 23 April 2019 | 20:42 WIB ET

PASURUAN, kabarbisnis.com: The Taman Dayu telah menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat di Jawa Timur untuk menghabiskan akhir pekan atau sekadar berlibur bersama keluarga atau komunitas. Keberadaan d'Gunungan yang berlokasi di dataran tertinggi menjadi jujugan masyarakat untuk menikmati kuliner atau bersantai.

Kondisi ini membuat minat masyarakat untuk memiliki properti di proyek yang dikembangkan Grup Ciputra ini terus meningkat. Bukan hanya untuk hunian namun banyak diantaranya yang melirik untuk berinvestasi.

Guna menangkap peluang ini, pengembang The Taman Dayu kembali merilis cluster terbaru dengan nama d'Cliff.

General Manager The Taman Dayu, Dody Purwanto mengatakan, d'Cliff dibangun di atas lahan seluas 4-5 hekare di lokasi dengan ketinggian sekitar 540 di atas permukaan laut (dpl). Tak heran, cluster ini memiliki pemandangan yang menakjubkan, karena dikelilingi gunung Arjuno dan Welirang. Tak hanya itu, d'Cliff juga berlokasi dekat dengan d'Gunungan.

"Kami hanya akan membangun sebanyak 70 unit, dimana 29 unit akan dibangun rumah siap huni, dan sisanya berupa kavling siap bangun," jelasnya di d'Gunungan di kawasan The Taman Dayu, Pandaan, Pasuruan, Selasa (23/4/2019).

Cluster d'Cliff akan mulai dipasarkan akhir pekan ini. Dody menyebut, selain melalui tim pemasaran dan sosial media, pihaknya juga akan mengundang sekitar 150 customer loyal dalam sebuah even open house cluster d'Cliff. Harga yang ditawarkan mulai Rp 800 jutaan sampai dengan Rp 2 miliar per unit.

"Dari pengalaman selama ini, repeat buyer kita cukup tinggi sekitar 40 persen. Karena mereka sudah merasakan berinvestasi dan kenyamanan tinggal di The Taman Dayu," ujar Dody.

Direktur PT Ciputra Development Tbk, Andy Soegihardjo menuturkan, dirilisnya cluster d'Cliff selain karena stok rumah yang diawarkan sudah hampir habis, juga karena adanya permintaan dari manajemen d'Gunungan karena banyaknya pesanan sewa hotel atau vila terutama saat ada even pernikahan atau gathering.

"Selama ini banyak tamu yang menginap di hotel dan resor di Taman Dayu dan sekitarnya. Jadi ada permintaan jika kita bisa membangun vila yang bisa dikerjasamakan," ungkapnya.

Apalagi, lanjut Andy, pihaknya juga memanfaatkan karakter sebagian pembeli rumah dan villa di kawasan The Taman Dayu, dimana mereka rata-rata hanya ditempati saat akhir pekan atau hari-hari libur. Meski ada sebagian kecil yang ditempati setiap hari sebagai hunian.

"Kita memanfaatkan kondisi itu, daripada rumahnya menganggur, sementara pengelola hotel di Taman Dayu juga pada hari-hari tertentu kadang kekurangan stok kamar untuk tamu. Nah, kita menawarkan konsep kerja sama sewa sehingga pembeli juga memiliki keuntungan atau passive income," tandasnya yang menyebut konsep holiday home atau viIla tersebut akan dikelola oleh management d'Gunungan melalui system Airbnb.

Dengan keunggulan akan sebuah kawasan yang memiliki fasilitas modern terlengkap, seperti lapangan golf bertaraf internasional, hotel, komersial area, waterpark dan outbound area, wisata kuliner, hingga smart home living, pihaknya optimistis cluster terbaru tersebut akan laris manis.

Marketing Manager The Taman Dayu, Irawati Erwanto menambahkan, selain pembeli dipastikan akan mendapat passive income yang menjanjikan melalui konsep holiday home atau viIla, dengan dikelolanya sebagai villa keluarga yang nyaman, pembeli dapat mempercayakan villa yang dimiliki agar dapat dirawat dan dikelola dengan baik.

"Di sini, rata-rata untuk villa tiga kamar, tarif sewanya sekitar Rp 3,5 juta sampai Rp 4 juta per malam. Jadi potensi passive income juga lumayan, ditambah rumahnya tentu saja akan terawat," ujar Irawati.

Khusus untuk cluster d'Cliff, saat ini pihaknya memberikan penawaran menarik yakni uang muka atau DP yang bisa diangsur 18 kali tanpa bunga atau dapatkan penawaran khusus cicilan tanpa bunga dan tanpa DP hingga 24 bulan 

"Yang menarik, untuk pembelian KPR, kami memberikan subsidi bunga sebesar 2 persen, dan free BPHTB yang hanya berlaku hingga 20 April 2019. Jadi inilah kesempatan menarik untuk memiliki vila dengan nilai investasi dan passive income yang menjanjikan," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: