Masuk Indonesia, Fitbit boyong banyak pilihan smartwatch berfitur mutakhir

Rabu, 24 April 2019 | 07:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Fitbit kembali menyapa pasar wearable Indonesia. Kali ini mereka membawa sejumlah produk baru, yaitu Fitbit Versa Lite Edition, Fitbit Inspire HR, dan Fitbit Inspire. Di samping itu, pabrikan teknologi AS itu juga mengumumkan satu produk baru yang akan diluncurkan segera, yakni Fitbit Ace 2. 

Menariknya, jajaran produk baru yang diluncurkan tersebut dirancang agar makin menjangkau masyarakat lebih lagi. Sekaligus mendukung mereka dalam melakukan aktivitas kesehatan dan kebugaran melalui perangkat berfitur mutakhir yang harganya kian terjangkau.

Selain menawarkan peranti-peranti kesehatan dan kebugaran mutakhir, Fitbit juga menghadirkan platform yang kaya akan fitur-fitur peranti lunak mutakhir.

“Ini menjadikan pengguna dapat mengakses data holistik serta dapat terhubung dengan salah satu jejaring sosial kesehatan dan kebugaran terbesar di dunia. Melalui pendekatan ini, pengguna diharapkan makin termotivasi dengan program kesehatan dan kebugaran mereka,” kata Louis Lye, Fitbit Regional Director untuk wilayah Asia Tenggara, Hong Kong dan Taiwan saat mengenalkan lineup baru Fitbit di Indonesia di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Selain itu, lanjut Louis, Fitbit juga berencana merombak desain aplikasi Fitbit dengan menampilkan dashboard yang kian personal bagi masing-masing pengguna. Sekaligus memudahkan mereka dalam memahami data personal, dalam menjelajahi sajian konten-konten terbaru, serta terhubung dengan seluruh komunitas sosial yang ada di Fitbit.

“Sejak hadir pertama kali 12 tahun lalu, Fitbit telah fokus membantu setiap individu mewujudkan gaya hidup sehat dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Saat ini, Fitbit didukung oleh komunitas yang beranggotakan lebih dari 27 juta pengguna aktif di seluruh dunia,” klaim Louis. 

Berkat dukungan Fitbit, mereka menjadi kian aktif, tidur kian berkualitas, stres makin berkurang, berat badan dapat dikelola dengan baik, dan kondisi tubuh akhirnya menjadi kian sehat dan kian bugar. “Progres positif yang dicapai oleh setiap pengguna membuktikan efektivitas manfaat dari platform kami, sekaligus mengonfirmasi konsistensi kami dalam berinovasi tiada henti pada keseluruhan perangkat kami, fitur-fitur pada peranti lunak, dan pada pengalaman aplikasi mobile yang kami hadirkan,” tutur Louis.

Kategori wearable sendiri saat ini tengah mengalami evolusi dengan angka pertumbuhan yang cukup pesat. Di tingkat global, menurut riset yang dilakukan oleh IDC, prakiraan pengapalan peranti wearable akan mencapai 189 juta unit pada tahun 2022. Atau mengalami peningkatan dari jumlah pengapalan perangkat tersebut di tahun 2018 sebanyak 125 juta unit. 

Meskipun kategori smartwatch menjadi pemicu utama tingginya angka pertumbuhan tersebut, kategori gawai trackers dianggap memiliki signifikansi tersendiri dalam meningkatnya angka pertumbuhan secara keseluruhan. 

Angka pertumbuhan yang cukup tinggi tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Fitbit dalam menghadirkan kategori smartwatch dan tracker dengan balutan form factor baru. Tentunya makin terjangkau bagi konsumen, baik dari sisi akses maupun dari sisi harga. 

Soal harga, Fitbit melepas perangkat barunya di Indonesia mulai Rp 1,2 jutaan. kbc10

Bagikan artikel ini: