Campina dukung pengembangan budidaya jamur di Ngawi

Minggu, 28 April 2019 | 22:10 WIB ET
Direktur Umum Campina Hendro Hadipranoto (kiri) berbincang dengan Kades Kuniran, Kecamatan Sine, Ngawi Hari Sugiyanto.
Direktur Umum Campina Hendro Hadipranoto (kiri) berbincang dengan Kades Kuniran, Kecamatan Sine, Ngawi Hari Sugiyanto.

NGAWI, kabarbisnis.com: PT Campina Ice Cream Industry Tbk (Campina) terus mendorong tercipanya lingkungan bersih dan sehat. Salah satu kerusakan pada lingkungan hidup yang kini tengah diperbincangkan oleh lapisan masyarakat adalah perubahan iklim yang disebabkan oleh pemanasan global atau global warming. 

Salah satu program yang konsisten dijalankan Campina untuk menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat adalah program Corporate Social Responsibility (CSR) pembudidayaan jamur yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2012 silam. 

Melalui program budidaya jamur ini Campina bekerjasama dengan masyarakat di tingkat kecamatan hingga desa dan sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan wawasan untuk masyarakat.

"Hingga tahun 2018 sudah ada 7 daerah yang memiliki kumbang jamur dan masyarakat dari daerah tersebut sudah cukup mandiri untuk bisa merawat, menanam dan menjual jamur," ujar Hendro Hadipranoto, Direktur Umum Campina di Rumah Jamur Mekarsari, Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Minggu (28/4/2019).

Program ini, kata Hendro, memfasilitasi masyarakat pelatihan proses budidaya sampai dengan pelatihan mengolah hasil panen. Melalui program ini,  diharapkan mampu memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar.

“Kami berkomitmen untuk melakukan program CSR budidaya Jamur yang diharapkan mampu memberikan manfaat positif kepada lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta dapat memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar melalui budidaya jamur,” katanya.

Program ini juga dapat mengurangi efek samping karena terlalu banyak mengonsumsi pangan hewani, seperti permasalahan pada pencernaan. Konsumsi pangan hewani dapat mengakibatkan obesitas dan rentan terserang berbagai macam penyakit dan komplikasinya.

Hendro mengatakan, sejak 47 tahun lalu berdiri, Campina tidak hanya fokus pada kepuasan masyarakat melalui produk-produk yang digemari konsumen, tetapi Campina juga memberikan perhatian lebih terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Dia menjelaskan, salah satu kerusakan pada lingkungan hidup yang kini tengah diperbincangkan adalah perubahan iklim yang disebabkan pemanasan global atau global warming.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap sekitar, Campina berusaha menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Di dalam perusahaan dan pabriknya di Surabaya telah memberlakukan program ramah lingkungan. Baik terhadap pengelolaan sampah, tidak adanya bahan plastik, hingga makanan non hewani atau vegetarian.

Jamur tiram sendiri merupakan alternatif pilihan pangan yang lebih sehat untuk masyarakat. Jamur dapat dijadikan alternatif pangan non-hewani bergizi yang memiliki kandungan nutrisi baik untuk kesehatan. Di antaranya mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas, mencegah penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan lainnya, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh dan baik dikonsumsi setiap hari.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Kuniran, Hari Sugiyanto menjelaskan, saat ini ada sekitar 60 petani jamur tiram yang ada di desanya yang sudah aktif melakukan budidaya jamur. Rata-rata mereka sudah mampu memproduksi total sekitar 200 kilogram per hari.

"Selama ini petani di sini hanya memproduksi sendiri dan sudah ada tengkulak yang mengambil, rata-rata dipasarkan ke Jawa Tengah," jelasnya.

Menurutnya, dengan dukungan yang diberikan Campina, dia berharap petani atau masyarakat di desanya bisa meningkatkan taraf hidupnya, dengan memanfaatkan produk olahan jamur yang bisa memberikan nilai lebih. Pasalnya, permintaan terhadap produk makanan olahan jamur cukup besar, hanya saja selama ini belum ada yang mengarahkan atau memberikan pelatihan.

"Jika bisa dijual dengan jenis produk olahan, seperti sate jamur, soto jamur, dan sebagainya, harganya bisa berlipat, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. kbc7

Bagikan artikel ini: