Bidik 10 ribu pelanggan, DNI Skin Centre tambah cabang di Surabaya

Senin, 29 April 2019 | 16:47 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Klinik kecantikan kian menjamur seiring dengan semakin sadarnya perempuan masa kini untuk menjaga penampilan dan kesehatan tubuh. Bahkan pertumbuhan bisnis ini diperkirakan mencapai 20 persen per tahun. 

Menangkap peluang tersebut, DNI Skin Centre akhirnya mulai menggarap pasar Surabaya dengan membuka beberapa cabang di kota pahlawan. Saat ini, sudah ada dua cabang yang baru dibuka, yaitu DNI Skin Centre Gunawangsa dan DNI Skin Centre Pacarkeling. Selanjutnya akan dibuka tiga cabang lagi yaitu DNI Skin Centre Manukan, DNI Skin Centre Petemon dan DNI Skin Centre Dharmahusada. 

Owner DNI Skin Centre Surabaya, Alfan Wahyudi mengatakan bahwa DNI Skin Centre berdiri lebih dari 12 tahun di Bali. Hingga saat ini, DNI Skin Centre telah memiliki cabang di 9 kota, yaitu Bali, Makassar, Jakarta, Tangerang, Lombok, Banyuwangi, Gresik, Malang dan Surabaya. Bahkan di Gresik telah berkembang  sangat massif dan dalam kurun waktu sekitar 2 hingga 3 tahun sudah menduduki peringkat kedua klinik kecantikan terkemuka di kota tersebut. 

Untuk itulah mulai tahun ini DNI Skin Centre memutuskan untuk lebih berkonsentrasi menggarap pasar Surabaya karena karakteristik masyarakatnya adalah masyarakat urban. Mereka adalah masyarakat modern yang sangat peduli terhadap pentingnya perawatan dan kesehatan badan. 

“Surabaya adalah pasar yang sangat potensial karena karakteristik masyarakatnya adalah karakteristik urban. Dan bisa dipastikan klinik kecantikan apapun yang masuk Surabaya tidak akan menemukan penolakan warga. Mereka justru sangat senang dengan kehadiran klinik ini karena sangat membantu,” ujar Alfan Wahyudin saat pembukaan DNI Skin Centre Pacarkeling Surabaya, Minggu (28/4/2019).

Dengan dibukanya klinik baru ini dan tiga klinik lainnya yang juga bakal dibuka di Surabaya, ia berharap jumlah customer atau sahabat DNI Skin Centre di wilayah Surabaya dan Gresik bakal capai 10 ribu sahabat. Saat ini, jumlah sahabat DNI Skin Centre di wilayah.Gresik sudah capai 5 ribu orang dan di Surabaya mencapai seribu orang.  “Kalau DNI Pacarkeling ini kami targetkan bisa menarik seribu sahabat,” ujarnya.

Optimisme Alfan bukan tanpa alasan karena harga perawatan di DNI Skin Centre relatif bisa dijangkau oleh masyarakat kalangan menengah bawah. Harga berbagai produk perawatan kecantikan yang dikeluarkan pun  juga tidak mahal. 

“Karena sasaran konsumen kami adalah kalangan menengah bawah, maka biaya perawatan disini ya sangat kompetitif. Meski demikian, kami tetap menjaga kualitas pelayanan dan perawatan,” tambahnya.

Untuk perawatan facial misalnya,  tidak akan dilakukan tindakan “memencet komedo” oleh terapis. Kalaupun harus dilakukan pemencetan, itu tidak dilakukan oleh sembarang orang. “Intinya di sini kami menghindari teknik pemencetan untuk mengeluarkan komedo. Karena banyak sekali kasus pasien yang akhirnya kulit wajahnya justru menjadi bopeng dan pori-porinya membesar setelah melakukan perawatan. Itu sangat kami hindari,” pungkas dr. Prima Bachrul.kbc6

Bagikan artikel ini: