WHO larang anak di bawah dua tahun diberi smartphone, ini alasannya

Rabu, 1 Mei 2019 | 09:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Organisasi kesehatan dunia yakni World Health Organization (WHO), menegaskan pelarangan bagi anak-anak kecil untuk menonton televisi atau bermain smartphone.

Sebagaimana dikutip Gizmodo, organisasi kesehatan dunia ini merilis rekomendasi tentang waktu aktivitas fisik dan tidur bagi anak-anak di bawah lima tahun. Hal tersebut dimaksudkan agar anak-anak balita bisa lebih sehat.

Rekomendasi yang dimaksud meliputi pembatasan screen time. Screen time adalah lamanya seseorang menatap layar, terutama pada anak-anak di bawah dua tahun.

WHO mengatakan, anak-anak kecil di bawah 2 tahun sebaiknya sama sekali tidak melihat layar.

Sementara, anak-anak antara dua hingga lima tahun maksimal boleh menatap layar (televisi atau smartphone) maksimal satu jam sehari.

Manajer program pengawasan dan pencegahan penyakit menular berbasis populasi Fiona Bull mengatakan, "meningkatkan aktivitas fisik, menambah waktu aktif, dan memastikan kualitas tidur anak-anak akan meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan kesejahteraan mereka serta mencegah obesitas di kemudian hari."

Panduan pelarangan screen time milik WHO ini jauh lebih ketat ketimbang milik agensi kesehatan lain di dunia. Misalnya pada 2016, American Academy of Pediatrics menyarankan bahwa anak-anak di bawah 18 bulan tidak boleh melihat layar smartphone sama sekali.

Selain itu, terdapat rekomendasi lain berupa anak berusia dua hingga lima tahun diperbolehkan melihat layar smartphone maksimal 2 jam saja tiap harinya. kbc10

Bagikan artikel ini: