Destry Damayanti calon tunggal Deputi Gubernur Senior BI pilihan Jokowi, siapa dia?

Kamis, 2 Mei 2019 | 07:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memilih calon tunggal Deputi Gubernur Senior (DGS) pengganti Mirza Adityaswara di Bank Indonesia (BI). Nama Destry Damayanti dipilih Jokowi. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan usai reses 7 Mei 2019 mendatang. 

"Ya, calon tunggal, Destry Damayanti tapi belum dibahas komisi XI karena masih reses. Nanti tanggal 7 Mei 2019," ujar Ketua DPR Bambang Soesatyo, Selasa (30/4/2019).

Memang, sebelumnya Jokowi sudah memberikan nama kepada pimpinan DPR untuk pengganti Mirza. 

Sebagai informasi, masa jabatan Mirza Adityaswara akan habis pada Juli 2019. Sebelum diangkat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza adityaswara menjabat sebagai anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan sejak april 2012 ditugaskan sebagai Kepala Eksekutif LPS sekaligus Dewan Komisioner. 

Selanjutnya, sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.113/P tahun 2013 tanggal 30 September 2013, Mirza adityaswara diambil sumpahnya sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada tanggal 3 Oktober 2013 untuk masa jabatan 2013-2014.

Jabatan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tersebut diperpanjang berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 62/P tahun 2014 untuk periode 2014-2019. 

Kemudian, di tahun 2015, melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 61/P tahun 2015 tanggal 23 Juli 2015, Mirza Adityaswara diberikan amanah sebagai anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Ex-Officio dari Bank Indonesia.

Siapa sebenarnya Destry Damayanti?

Wanita ini mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan Master of Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.

Kariernya dimulai di beberapa tempat, antara lain Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada periode 2002 - 2003.

Destry telah malang melintang berkarir di industri keuangan domestik. Beberapa jabatan penting pernah ia duduki, sebelum akhirnya menjadi anggota LPS.

Mulai dari Kepala Ekonom Bank Mandiri, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas, Direktur Eksekutif di Mandiri Institute, hingga Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Bahkan, Destry pernah mencicipi jabatan sebagai Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian Badan Usaha Milik Negara pada periode 2014 - 2015.

Destry diangkat menjadi Anggota Dewan Komisioner LPS pada 24 September 2015, berdasarkan Keputusan Presiden 158/M 2015 tanggal 21 September 2015. kbc10

Bagikan artikel ini: