Pemerintah inginkan pengelola tol beri diskon tarif selama mudik Lebaran

Jum'at, 3 Mei 2019 | 07:15 WIB ET

KARANGANYAR, kabarbisnis.com: Pemerintah menginginkan agar Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus memberikan potongan harga atau diskon tarif tol pada saat arus mudik 2019. Diharapkan, kesepakatan tentang diskon tarif ini bisa keluar H-14 sebelum Lebaran.

Pernyataan itu diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2019).

"Saya lagi minta BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) diskusikan dengan BUJT supaya mereka bisa kalau ingin memberikan diskon. Kita juga approaching-nya ya mungkin diberikan diskon," ujarnya.

"Mudah-mudahan (keputusan diskon) keluar dua minggu sebelum hari H," tambah Basuki.

Seperti diketahui, penerapan tarif diskon tol 15 persen di Jalan Tol Trans Jawa hingga kini masih diperpanjang, lantaran ketentuan tarif terintegrasi masih terus dirumuskan oleh pihak pengelola dan badan usaha tol. Adapun waktu pemberlakuan diskon ini seharusnya berakhir pada 21 Maret lalu, atau dua bulan pasca diterapkan pada 21 Januari 2019.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR selaku pembuat regulasi kini memang belum bisa menentukan besaran tarif terintegrasi. Itu lantaran Tol Trans Jawa dikelola oleh banyak BUJT serta masa pembangunannya pun berbeda waktu.

Terkait penentuan besaran diskon saat mudik 2019 nanti, Menteri Basuki menyebut itu menjadi kewenangan BUJT, apakah bakal diperbesar atau tetap 15 persen. "Kita belum tahu. Nanti BUJT yang akan diskusikan," seru dia. kbc10

Bagikan artikel ini: