Genjot pengadaan gabah, BULOG revitalisasi 66 mesin pengolahan padi

Jum'at, 3 Mei 2019 | 19:27 WIB ET

MAJALENGKA, kabarbisnis.com: Perum BULOG menjalin kewirausahaan pertanian bersama Pemerintah Daerah Majelengka dengan membangun mesin pengolahan padi/Rice Milling Unit (RMU). Revitalisasi sarana paska panen ini merupakan salah satu proyek BULOG yang tengah merevitalisasi 66 unit RMU.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri BULOG Imam Subowo mengatakan revitalisasi 66 unit RMU pada tahun 2019 ini. Sebesar 33 unit mesin MRU masuk dalam fase pertama, dan lima unit diantaranya sudah beroperasional.

Imam menjelaskan kapasitas produksi 1 unit MRU sebesar 3 ton/jam.Mesin akan beroperasi selama 10 jam sehingga akan menghasilkan beras sebanyak 30 ton.

Untuk keperluan tersebut BULOG mengeluarkan belanja modal untuk satu unit mesin berkisar Rp 3, 6 miliar atau Rp 237,6 miliar untuk revitalisasi 66 unit RMU.Langkah ini dilakukan untuk mempercepat produksi sekaligus mengefisiensikan biaya produksi menghasilkan beras hingga 30 persen.

Karenanya, BULOG menggenjot pengadaan berbentuk gabah kering panen.Dengan begitu, perusahaan lebih leluasa menentukan waktu gabah tersebut diolah menjadi beras. Lagipula gabah apabila disimpan di gudang tetap memiliki daya tahan lebih dari satu tahun

Berbeda dengan beras yang memiliki batas waktu .Ketika usia beras disimpan lebih dari empat bulan akan mengalami penurunan kualitas.

"Dengan membeli langsung gabah kita langsung berhubungan dengan kelompok tani.Selama ini kita banyak berhubungan pengusaha penggilingan beras," terang Imam kepada wartawan di Majalengka, Jumat (3/5/2019).

Manfaat yang diperoleh BULOG adalah nilai tambah produk sampingan beras yakni mener dan bekatul. Bahkan beras bekatul dihargai lebih dari Rp 20.000 /kg, jauh lebih mahal ketimbang harga beras medium yang berkisar Rp 9.000-Rp 10.000/liter.

Untuk memastikan pasokan gabah sebagai bahan baku pengoperasian RMU berjalan optimal, maka kerjasama BULOG dengan Pemda Majelengka dan BUMdes dirintis.Melalui konsep kewirausahawaan pertanian, petani tidak perlu khawatir menjual gabahnya karena BULOG siap menjadi off taker.

Sementara bagi BUMdes,Bank Mandiri juga siap memfasilitasi KUR buat modal kerja. Menurut Imam potensi luas areal sawah yang dapat dikerjakan dengan konsep ini sebesar 1.650 hektare(ha).kbc11

Bagikan artikel ini: