Gak kapok merugi, BULOG yakini beli bawang petani bawa hoki

Senin, 6 Mei 2019 | 08:31 WIB ET

BREBES, kabarbisnis.com: Perum BULOG Divre Jawa Tengah menginiasi pengadaan bawang merah terhitung sejak September 2018. Meski dalam uji coba perdana merugi , Badan Usaha Milik Negara logistik pangan ini malah akan mengejar pengadaan tahun 2019 sebesar 234 ton.

Kepala Gudang Klampok BULOG Tri Hutomo mengatakan, uji coba pengadaan bawang putih askip pertama kali sejak September 2018 sebanyak 26 ton. BULOG membeli dari kelompok tani seharga Rp 15 000/kilogram (kg).

Kemudian BULOG melepas ke pasar di harga Rp 18.000/kg. Meski memperoleh margin penjualan Rp 3.000/kg atau setara Rp 78 juta, Tri mengakui masih merugi.Pasalnya, untuk biaya abodemen listrik/bulan , BULOG harus mengeluarkan Rp 40 juta atau setara Rp 120 juta dalam tiga bulan.

"Artinya, untuk uji coba pengadaan bawang merah perdana kita merugi Rp 42 juta untuk membayar listrik.Hitungan ini belum menghitung biaya biaya lainya," ujar Hutomo kepada kabarbisnis.com saat melakukan kunjungan ke Brebes, baru-baru ini.

Tri Utomo menambahkan BULOG akan melepas stok bawang merah dari uji coba pengadaan tahap kedua di akhir Mei.Namun Tri Hutomo optimis  pengadaan bawang merah petani ke depannya dapat meraih keuntungan seiring meningkatnya produksi bawang petani mulai Juni.

Diperkirakan bulan Juli-Agustus merupakan panen raya, disamping rendah kadar air, melimpahnya panen di Jakarta diyakinkan akan menurunkan harga bawang merah. Menurut Tri Hutomo, BULOG akan menggelar pengadaan bawang merah kelompok petani seoptimal mungkin.

Tri Hutomo mengatakan BULOG telah melakukan nota kesepahaman bersama delapan kelompok tani untuk komitmen memasok bawang merah ke gudang BULOG yang bernama Control Atmosphere System (CAS). Logistik bawang BULOG ini memiliki kapasitas 272 ton askip .

Dengan kombinasi antara teknologi pendingin dan pengkondisian udara membuat bawang merah ini yang tersimpan didalam CAS dapat disimpan tiga-enam bulan lamanya.

Meski begitu, Tri Utomo menerangkan pihaknya tetap menetapkan persyaratan ketat diantaranya bawang merah harus berbentuk askip.Selain itu bawang merah dengan harus  dalam kondisi kering setidaknya terhitung 15 hari usai dipanen.

"Kita membeli bawang merah petani di sekitar Brebes saja. Di kabupaten lain bisa jadi harganya lebih mahal," terangnya.

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menyebutkan rerata harga bawang merah, Minggu (5/5/2019) sebesar Rp 39.450/kilogram (kg). Harga bawang merah ini mengalami penurunan Rp 900 atau 2,23% sehari sebelumnya.kbc11

Bagikan artikel ini: