Dafam operasionalkan Kayangan Villa Ubud Bali

Senin, 6 Mei 2019 | 13:26 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Tak bisa dipungkiri, Bali sudah demikian lekat dengan budaya dan seni. Selain budaya masyarakat dalam menjalani ritual sembahyang, masihbertahannya seni tari, sebut saja Tari Kecak dan Tari Barong yang meski namanya sudah mendunia namun keasliannya tetap terjaga.

Di Bali, salah satu lokasi yang menawarkan segudang keindahan alam lainnya, pentas seni budaya, serta hasil kerajinan masyarakat yang eksotis adalah Ubud.

Setelah mengoperasikan Hotel Dafam Savvoya Seminyak Bali, Villa Savvoya Seminyak Bali dan Mola2 Resort Gili Air Lombok,PT Dafam Hotel Management menambah pengelolaan propertidi area Bali bekerjasama dengan PT Bali Resort Eksotis untuk pengelolaan “Kayangan Villa Ubud “ Manuaba Kenderan Tegallalang Ubud Bali yang resmi melakukan “Grand Opening” pada Sabtu (4/5/2019).

Acara ini dihadiri Anak Agung Gde Anom Raharja selaku Direktur Utama PT Bali Resort Eksotis, Alexander Alfred selaku Komisaris, Lusyi Lusiana selaku Direktur, Asteria Hesty selaku Director Operations PT.Dafam Hotel Management (DHM ) beserta team.

I Nyoman Suparsana selaku Villa Manager mengatakan, dengan dibukanya Kayangan Villa Ubud Bali ini menjadi bagian daripada eksistensi dari Desa Kenderan sebagai desa wisata dengan latar belakang budaya dan sejarah

Berada pada ketinggian kurang lebih 500 meter dpl dengan banyak sungai dan ngarai yang melewatinya, Kayangan Villa Ubud menempati lahan seluas 2700 m2 berada di kawasan Kenderan Tegallalang Gianyar di wilayah Puri Manuaba yang merupakan puri tertua di Bali. Hal ini di buktikan dengan adanya peninggalan purbakala yaitu Sarkovagus yang telah ada di jaman sebelum kebudayaan Hindu di Bali.

Kenderan sendiri merupakan sebutan lain dari keindraan yang berarti alam kedewataan yang merupakan tempat turunnya para dewa-dewa leluhur di Bali.

"Suasana pedesaan persawahan yang menyejukan dengan konsep Villa Resort dengan “wooden” dan di kelilingi oleh “rice field” dan teras dengan fasilitas 12 Villa, Restaurant, Sanken Bar, main pool dan juga private pool dengan kategori kamar, 4 Private PoolVilla,  2 Private Villa dan 6 Pool Side Villa dengan layanan personal assisten (Butler Service), sehingga semua kebutuhan tamu akan terpenuhi selama masa tinggal, trek khusus untuk meniti jalan di persawahan, mau berjalan kaki ala trecking,bersepeda santai dan juga jalur off road dengan ATV," ungkap Asteria Hesty, Director Operation DHM melalui keterangan ertul;is, Senin (6/5/2019).

Keunggulan lain Villa Kayangan adalah hanya 15 menit ke pusat Ubud Monkey Forest, museum Antonio Blanco, selain itu 10 menit menuju Tegalalang CekingRice Teras,10 menit ke Tirta Empul/Tampak Siring, Pasar Sukawati. Selain itu juga terdapat wisata sejarah dan budaya di antaranya adalah Pura Griya Sakti,Pura Telaga Waja,Nakara, Sarkovagus jaman batu dan 1,5 jam menuju Bandara, dengan lingkungan yang masih alami.

"Ubud menjadi inspirasi bagi para seniman, denyut nadi kehidupan masyarakat Ubud tidak bisa dipisahkan dari kesenian sehingga menjadi tempat yang pas untuk menikmati aneka seni budaya Bali khususnya di area Ubud. Dan untuk promo rate yang kami tawarkan dalam Grand Opening ini mulai harga Rp 1.100,000/net sudah termasuk makan pagi," ujarnya. kbc7

Bagikan artikel ini: