Awal 2020, Freeport lakukan ground breaking smelter di Gresik

Kamis, 9 Mei 2019 | 09:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Freeport Indonesia memastikan bahwa ground breaking smelter di Gresik, Jawa Timur bakal dilakukan pada awal 2020. Saat ini proses pembangunan masih berupa persiapan awal, seperti feasibility study.

"Masih penstabilan tanah, AMDAL, engineering sudah beberapa. Tapi infrastruktur belum," kata Juru Bicara Freeport Indonesia, Riza Pratama di Jakarta, Rabu (8/5/2019).

"Saya rasa seperti itu (groundbreaking awal tahun 2020). Ground breaking perlu persiapan. Kayaknya sih enggak (tahun ini). Mungkin awal tahun depan," lanjut Riza.

Meski demikian, pengoperasian smelter akan berjalan sesuai dengan target yakni tahun 2023. "Kita diberi waktu sampai 2023 untuk operasi. Pemerintah juga tahu timeline-nya," jelas dia.

Terkait porsi pendanaan proyek, lanjut Riza tentu akan dibicarakan dengan PT Inalum sebagai pemegang 51 persen saham. Menurut dia, sebelum divestasi, pendanaan pembangunan smelter ditanggung Freeport.

"Seharusnya di-share. Tapi selama ini masih kita. Cuma nanti itu di-share cost-nya. Itu belum dibicarakan. Sejauh ini pakai kas kita," ungkapnya.

Demikian juga terkait pihaknya yang bakal mengoperasikan smelter tersebut setelah selesai dibangun, apakah Freeport sendiri atau bakal menggaet pihak lain untuk bekerjasama.

"Itu yang belum tahu juga. Bisa jadi ada partner yang kita mau. Tapi kemungkinan sih akan PTFI sendiri. Tapi belum diputuskan. Yang penting komitmen kita ke Pemerintah, kita bangun (smelter) dulu. Nanti di jalan ada yang mau partner-an atau bagaimana kita open," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: