Kemenhub perpanjang waktu larangan operasi truk barang saat mudik Lebaran

Kamis, 9 Mei 2019 | 09:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah kembali menerapkan pembatasan operasional angkutan barang dan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di sejumlah jalur saat momentum Lebaran 2019 demi mengurangi kemacetan.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah memberlakukan pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga atau lebih pada arus mudik dan arus balik. 

Direktur Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyebutkan semula larangan operasional angkutan barang pada arus mudik akan dilaksanakan mulai H-3 lebaran (31 Juni dan 1 - 2 Juni 2019). Namun, berdasarkan masukan dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) pembatasan angkutan akan dilakukan lebih dini mulai H+4 (30 Juni 2019).

Pada arus balik, larangan operasional angkutan barang akan dilakukan pada 8 - 10 Mei 2019.

"Pembatasan kendaraan barang ini dirasakan betul oleh teman-teman Jasa Marga akan sangat membantu. Mobil barang itu kan jalannya lambat, tambah lagi kelebihan muatan. Kalau lamban kan dampaknya akan sampai ke belakang," ujar Budi, Rabu (8/5).

Kemenhub dan Korlantas juga berencana menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di sejumlah jalur demi mengurangi kemacetan. 

Rencananya, sistem satu arah untuk arus mudik akan diberlakukan pada Tol Jakarta-Cikampek di KM29 Cibitung hingga KM 262 Brebes Barat pada 30 - 31 Mei 2019 dan 1-2 Juni 2019. Selanjutnya, untuk arus balik akan diberlakukan di KM189 Palimanan hingga KM 25 atau 29 Cibitung pada 8 - 10 Juni 2019.

Untuk mendukung kelancaran mudik di jalur Tol Lampung - Terbanggi Besar dan Terbanggi besar - Kayuagung (fungsional), Kemenhub saat ini tengah memantau kondisi jalur keluar tol yang tersambung ke jalan kabupaten atau provinsi. Pasalnya, kondisi jalan kabupaten dan provinsi di Lampung tidak sebagus di Jawa sehingga menghambat perjalanan.

"Untuk jalan di Terbanggi Besar, jalanan sudah mulai diuruk tetapi belum diaspal. Itu minimal sudah mengurangi (kemacetan). Tadinya, keluar jalan tol kecepatan 5 - 10 km per jam sekarang bisa 20 hingga 30 km per jam," ujarnya. 

Dengan menjalankan serangkaian strategi tersebut ditambah gelaran mudik gratis, Budi berharap mudik tahun ini berjalan lancar dan lebih baik dari tahun lalu. kbc10

Bagikan artikel ini: