Saat ratusan pengusaha muda Jatim bukai puasa bareng Khofifah dan Yusuf Mansur

Senin, 13 Mei 2019 | 07:51 WIB ET

SURABAYA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur menggelar buka puasa bersama dilanjut tausiyah bersama Ustaz Yusuf Mansur dan salat tarawih berjamaah di Surabaya, Minggu (12/5/2019). 

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, mulai Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti, Ketua Ikatan Sarjana NU (ISNU) Jatim Prof Masud Said, dan Ketua Dewan Kehormatan HIPMI Ali Affandi. Hadir pula ratusan pengusaha muda anggota HIPMI dari berbagai daerah di Jatim.

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim mendorong anak muda untuk berkiprah lebih luas. Dalam waktu dekat, Pemprov Jatim juga akan meresmikan Millenial Job Center untuk meningkatkan kompetensi generasi muda dalam menghadapi era ekonomi baru yang penuh dengan disrupsi.

“Sekarang era gig economy, ini kebanyakan diwarnai anak-anak muda. HIPMI Jatim termasuk di dalamnya harus ikut berperan agar anak-anak muda kita siap dan menang persaingan,” ujar Khofifah.

Khofifah mengapresiasi kiprah HIPMI dalam mendorong penciptaan pengusaha-pengusaha muda untuk membangun ekonomi daerah.

“Memang kita butuh strong partnership, kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk HIPMI, bersama-sama biar Jatim makin sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HIPMI Jatim Mufti Anam mengatakan, buka puasa bersama ini bukan semata-mata agenda rutin di bulan Ramadhan, tapi menjadi sarana menggali inspirasi. Karena itu, Khofifah dan Ustaz Yusuf Mansur diundang agar anak-anak muda bisa mengambil pelajaran dari kisah hidup mereka yang inspiratif.

“Bu Khofifah, misalnya, sampai sekarang ini saya masih ingat bagaimana dulu Bu Khofifah menggebrak politik nasional. Saya waktu itu ada tugas sekolah, disuruh bikin semacam resume Sidang Umum MPR 1998. Saat itu Bu Khofifah tampil berpidato. Bisa dikatakan itu salah satu pidato pertama di forum kenegaraan yang berani mengkritisi Orde Baru,” ujar Mufti.

“Dari situ kita belajar tentang berani tampil beda, dengan analisis yang tepat tentunya,” imbuh Mufti.

Dari Yusuf Mansur, lanjut Mufti, anak-anak muda Jatim bisa belajar tentang bagaimana spirit memadukan kekokohan spiritual dan

keuletan menjadikan usaha bisa membawa berkah bagi banyak orang.

“Ustaz Yusuf Mansur mengelola layanan uang digital PayTren yang punya visi luar biasa dalam membangun kedaulatan sistem keuangan nasional,” pungkasnya.

Bagikan artikel ini: