Body Contouring 4.0, tren kebugaran kaum milenial

Rabu, 15 Mei 2019 | 16:29 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Keinginan untuk menjadi sehat sepanjang waktu bukan hal yang mustahil dicapai. Dengan mengubah pola hidup dan pola makan serta penggunaan teknologi yang tepat guna, bisa dipastikan keinginan tersebut bakal terwujud. Berlandaskan konsep tersebut, Puraforma Klinik mengenalkan konsep Body Countouring 4.0 untuk mendapatkan hasil maksimal.

Managing Director Puraforma Klinik dr Fanny Imannuddin,M.Biomed ( AAM ) di acara Media

Gathering bertema Puraforma Precious Ramadhan mengungkapkan bahwa pada zaman dahulu tubuh langsing didapatkan dengan diet ketat yang justru membuat pasien tersiksa. Bahkan di era 3.0 pelangsingan tubuh didapatkan dengan menggunakan obat-obatan pelangsing dan operasi pengurangan lemak (liposuction) yang memiliki efek samping bahkan sampai ada yang meninggal.

"Sungguh tragis hanya untuk merubah bentuk tubuh, mereka mencari jalan yang instan dan pintas.aka saat ini metode tersebut mulai ditinggalkan. Kesadaran akan pentingnya kesehatan membawa masyarakat untuk kembali menerapkan pola hidup sehat dengan memanfaatkan teknologi, salah satunya dengan menggunakan konsep Body Countouring 4.0," ujar Fanny, Selasa (14/5/2019).

Dijelaskannya, Body Countouring 4.0 merupakan program yang terintegrasi dengan mengedepankan hasil yang signifikan dan permanen untuk memperbaiki bentuk tubuh menjadi Ideal dan sehat sehingga kinerja tubuh lebih maksimal layaknya kaum muda millenial.

"Mulai dari pola makan yang seimbang, peningkatan metabolisme tubuh, olahraga dan supplementasi yang optimal, serta bantuan dari teknologi canggih menjadikan hasil dari terapi menjadi Long Term Body Rejuvenation," tambahnya.

Dalam program Body countouring 4.0 ini, terdapat beberapa tahapan yang di bagi ke dalam 4 fase. Fase pertama adalah dengan mengubahan pola makan menjadi lebih sehat yaitu dengan Pegan Diet. Pegan Diet adalah diet dengan mengombinasikan pola makan manusia Gua zaman prasejarah paleolitikum dengan cara memakan makanan alami dan mengurangi makanan olahan yang diproduksi dengan pengolahan khusus contohnya seperti bakso, bakwan, siomay dan nugget.

"Makanan yang diutamakan disini yaitu protein hewani, nabati, biji-bijian alami dan lemak baik yang dapat meningkatkan metabolisme. Dan prinsipnya ini tidak memerlukan penghitungan kalori. Diet Paleo ini juga akan menurunkan penyakit hipertensi, diabetes, dan tetap dapat menurunkan berat badan dari makanan yang mengandung pengganti gula seperti beras hitam, buah," kata Fanny.

Fase II adalah "IV Nutrition Therapy", yaitu pemberian nutrisi lengkap mengandung asam amino, vitamin dan anti oksidan yang dibutuhkan tubuh diberikan melalui infus agar dapat diserap maksimal oleh tubuh. yang terdiri dari Slim Bikini Infusion, Muscle Enhancer dan Energy Booster Infusion. Dan Fase ke III adalah Lipolisis Hot Sculpt Maschine atau Total Body Contouring

Menjawab kebutuhan seseorang yang ingin tampil prima dan terlihat ramping dengan instan, tanpa melalui proses bedah dan hasilnya semi permanen. Treatment satu ini dapat menghilangkan lemak subkutan di area tertentu pada tubuh seperti daerah perut, lengan, paha, betis dengan tanpa operasi, dan tanpa nyeri. Sel lemak akan hancur secara permanen sebanyak kurang lebih 25 persen dan tidak beregenerasi kembali. Dengan alat ini dapat menyingkirkan lemak membandel yang tidak bisa dihancurkan dengan diet dan olahraga saja.

"Cukup 25 menit saja, anda akan merasakan sensasi hangat dan kesemutan sangat kecil dan hampir tidak terasa. Tidak ada downtime selama menjalani treatment ini, jadi anda dapat menjalani perawatan kapan saja dan segera dapat beraktivitas kembali. Hasilnya, sudah bisa di rasakan dari sejak pertama kali perawatan. Diawal 6 minggu setelah perawatan tubuh akan mulai mengevakuasi sel lemak yang hancur, hasil optimal akan terlihat pada 12 minggu," urainya.

Dan fase ke IV adalah Virtual gym as Functional Passive Exercise. Tujuan berolahraga adalah meningkatkan kapasitas metabolisme tubuh, fungsi organ, menstabilkan dan juga membentuk tubuh dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu Olahraga aktif dan Pasif.

Untuk orang-orang dengan kondisi obesitas maupun yang sulit memiliki waktu untuk berolahraga, jenis olahraga pasif ini bisa menjadi pilihan, benefit utamanya selain untuk membentuk tubuh, juga meningkatkan kapasitas metabolisme tubuh, detoksifikasi, menstabilkan hormon dan memberi vitalitas energi pada tubuh sehingga tahan terhadap penyakit. Dan dilakukan sebagai jumpstart sebelum melakukan olahraga aktif, karena mengurangi resiko cedera.

Dijelaskan oleh dr Nessia , bahwa dengan Virtual Gym ini seperti melakukan olahraga reguler selama sebulan di gym biasa krn sistem neuromuscular stimulator yang menghantarkan signal selama 50 menit ini akan memberikan efek seperti kita melakukan gerakan sit up, squat sebanyak kurang lebih 300 kali.kbc6

Bagikan artikel ini: