Instagram bakal stop aplikasi Direct Messages bulan depan

Senin, 20 Mei 2019 | 11:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Aplikasi Direct Messages Instagram yang berdiri sendiri kabarnya akan dihentikan. Hal tersebut diungkapkan oleh pengguna twitter @MattNavarra dalam cuitannya. Dari postingan tersebut diketahui bahwa aplikasi akan dihapus bulan depan.

"Pada bulan depan, kami tidak akan mendukung aplikasi Direct. Percakapan Anda akan otomatis berpindah ke Instagram. Jadi Anda tidak perlu melakukan hal apapun," ungkap notifikasi dari aplikasi, seperti dilansir dari laman Android Pit, Minggu (19/5/2019).

Meskipun aplikasi Direct Message akan dihapus, hal tersebut tak akan mempengaruhi Direct Message yang ada dalam aplikasi bawaan (Instagram). Untuk diketahui, aplikasi Direct Message diluncurkan pertama kali pada Desember 2017. Dalam aplikasi tersebut pengguna tidak hanya mampu mengirim pesan ke kontak Instagram, namun juga memiliki beberapa filter mirip Snapchat pada kameranya.

Ini bukan pertama kalianya Instagram mengadopsi fitur Snapchat, seperti yang diketahui Instagram Stories juga mirip dengan Snapchat. Bahkan saat ini, fitur tersebut telah menjadi salah satu fitur paling favorit di Instagram.

Untuk saat ini, Instagram masih belum secara resmi menyatakan alasan untuk menarik aplikasi tersebut. Selain itu aplikasi ini memang tidak terlalu populer. Pasalnya, aplikasi hanya hadir dibeberapa negara saja, seperti Chili, Israel, Italia, Portugal, Turki dan Uruguay.

Menurut laporan The Verge, aplikasi tidak pernah mencapai tingkat popularitas yang cukup untuk mencapai tingkat global.

Pada awalnya, kedatangan aplikasi Direct Message ini dapat menandai awal dari penghapusan pesan langsung dari aplikasi Instagram. Sebuah strategi yang mirip dengan Facebook dan Messenger. Akan tetapi, Direct Message perpesanan masih hidup di aplikasi resmi, meskipun tidak diketahui mengapa belum diterapkan dalam versi website.

Sebelumnya, Facebook Inc juga dikabarkan akan menggabungkan sistem pengiriman pesan dari seluruh aplikasi di bawah naungannya. Aplikasi tersebut termasuk, Instagram, WhatsApp, dan Messenger. Dengan penggabungan ini membuat pengguna dari platform apapun dapat mengirim pesan pribadi ke pengguna lain tanpa harus mengunduh banyak aplikasi. Sayangnya masih belum diketahui kapan rencana tersebut akan diluncurkan. kbc10

Bagikan artikel ini: