Sejak Januari di Surabaya, OYO Hotel & Homes bukukan 62.683 pemesanan kamar

Rabu, 22 Mei 2019 | 15:59 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sejak resmi beroperasi di Surabaya pada Januari 2019, OYO Hotels & Homes berhasil mencatatkan prestasi. Selama kuartal 1/2019, atau sekitar dua bulan sebelum Ramadan, pemesanan OYO di Surabaya mencetak angka yang cukup fantastis, mencapai 62.683 pemesanan kamar dengan rata-rata pemesanan terjadi setiap 3 menit.

Surabaya merupakan salah satu kota yang paling sering dipesan di Indonesia, selain Jakarta, Yogyakarta dan Bandung berdasarkan data dari Indeks Pemesanan Perjalanan OYO Hotels and Homes. Sejak diluncurkan Januari 2019, OYO, yang ketika awal peluncurannya di Surabaya telah dipercaya oleh para pemilik properti di Surabaya untuk mengoperasikan 27 hotel dengan lebih dari 900 kamar eksklusif hanya dalam 4 bulan, kini telah mengembangkan jalinan kemitraannya dengan lebih dari 40 hotel dan 1.500 kamar per April 2019. Dengan kesuksesan ini, OYO berhasil menjadi salah satu jaringan hotel terdepan di Surabaya. 

Bayu Seto, Region Head Java, OYO Hotels & Homes, Indonesia mengatakan, pihaknya membangun bisnis di Surabaya dengan sangat memperhatikan nilai-nilai lokal.

“Kami bangga karena memiliki tim lokal di Surabaya yang membuat kami semakin yakin dalam memahami pasar Surabaya, mengidentifikasi masalah yang perlu dipecahkan, dan menemukan solusi terbaik untuk menyelesaikannya,” ujarnya.

“Kami berinvestasi sebesar USD 100 juta khusus di pasar Indonesia. OYO menggunakan investasi tersebut guna terus meningkatkan kualitas aset di Indonesia, termasuk Surabaya,” lanjut Bayu.

OYO merupakan salah satu jaringan pengelola hotel terbesar di dunia dengan sistem manajemen hotel yang paling canggih, dengan memanfaatkan operasional, kemampuan onboarding dan transformasi sambil meningkatkan kualitas pengalaman menginap tamu dan tingkat okupansi kamar melalui penggunaan inovasi teknologi termutakhir. Hal ini memungkinkan OYO untuk memastikan pengalaman tamu berkualitas tinggi, dan pada saat yang sama meningkatkan pendapatan untuk para pemilik aset dengan mempertahankan tingkat penghunian kamar di angka 75%, yang seringkali menjadi tantangan bagi hotel berskala kecil. 

Terkait perkembangan bisnis selama Ramadan dan menjelang Libur Lebaran, Bayu mengatakan, dengan tren pemesanan yang memuaskan pada kuartal pertama, OYO sangat yakin akan melihat kenaikan pemesanan yang signifikan selama liburan Idul Fitri, terlebih dengan adanya tradisi mudik yang lantas banyak dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara sekaligus berlibur.

Sebagai upaya mengantisipasi potensi tren kenaikan pemesanan kamar menjelang Libur Lebaran 2019, OYO pun meluncurkan program Ramadan bertajuk #OYOsilaturahmi, yang akan memberikan kesempatan untuk menginap di salah satu hotel OYO hanya dengan harga Rp 1.000 bagi pengguna yang beruntung.

Hingga saat ini, secara nasional OYO telah bermitra dengan lebih dari 500 pemilik aset, menambah 530 hotel dengan lebih dari 12.250 kamar di 52 kota di Indonesia, terus tumbuh agresif untuk mencapai misinya merambah ke 100 kota pada akhir 2019. kbc4

Bagikan artikel ini: