Pariwisata lesu akibat tiket pesawat mahal, ini upaya Kemenhub

Kamis, 23 Mei 2019 | 07:35 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sektor pariwisata di Tanah Air tengah mengalami penurunan yang disinyalir sebagai dampak tingginya harga tiket pesawat.

Guna menindaklanjui hal ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menjembatani koordinasi antara para pemangku kepentingan pariwisata dengan maskapai penerbangan untuk mencari solusi dalam berbagai permasalahan yang dihadapi dunia pariwisata di Indonesia.

Pemangku kepentingan yang dimaksud terdiri dari asosiasi travel biro, perhotelan, restoran dan makanan dan lainnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono mengatakan, pihaknya menyadari keluhan pengusaha hotel yang terus disampaikan yakni adanya penurunan tingkat hunian hotel karena mahalnya harga tiket pesawat.

"Walaupun Kemenhub telah mengeluarkan kebijakan menurunkan besaran tarif batas atas melalui penerbitan KM 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri, pihak dunia pariwisata mesih belum puas," katanya di Jakarta, Selasa (22/5/2019).

Dia menilai untuk itu perlu dilakukan langkah sinergitas antara dunia penerbangan nasional dan pariwisata. Ini untuk mencari langkah tepat untuk meningkatkan kembali tingkat hunian hotel.

"Karena masalah tersebut tidak mungkin hanya diatasi dengan langkah penurunan tarif penerbangan semata," lanjut dia.

Menurut Djoko perlu dirumuskan strategi maupun langkah promosi dari berbagai pihak, baik itu pengusaha hotel, restoran, travel biro dengan maskapai dan pemerintah agar meningkatkan jumlah wisatawan pasca dikeluarkannya KM 106 Tahun 2019.

“Semua pihak harus mau terbuka dan bekerja sama untuk mencari langkah dan solusi yang tepat untuk memajukan dunia pariwisata Indonesia," tambah dia yang menyebut pertemuan itu akan dilakukan dalam waktu dekat. kbc10

Bagikan artikel ini: