Pengganti Android untuk Huawei bernama Hongmeng?

Kamis, 23 Mei 2019 | 07:43 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Vendor smartphone asal China, Huawei dikabarkan tengah mempersiapkan sistem operasi yang dibuat secara mandiri. Sistem operasi tersebut diketahui bernama Hongmeng.

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi dampak perang dagang antara pemerintah AS dan China yang berpotensi Huawei kehilangan lisensi sistem operasi Android miliknya.

Menurut salah seorang sumber terdekat, sistem operasi ini sudah dikembangkan oleh Huawei sejak tahun 2012 lalu.

Sumber tersebut juga menduga bahwa Huawei sebenarnya telah menggunakan sistem operasi ini di dalam ponselnya secara diam-diam.

Kendati demikian sumber tersebut tidak mengonfirmasi apakah nama "Hongmeng" akan menjadi nama resmi OS buatannya atau hanya berupa nama kode.

Dikutip dari Huawei Central, Rabu (22/5/2019), hingga saat ini Huawei masih tutup mulut terkait kabar tersebut.

Pada Maret lalu, CEO Huawei Consumer Business Group, Richard Yu mengatakan bahwa Huawei memang tengah mengembangkan sebuah sistem operasinya sendiri untuk mengantisipasi dampak buruk atas perang dagang antara AS dan China.

Prediksi Richard Yu itu kemudian terbukti ketika beberapa waktu lalu, pemerintah AS melarang Huawei membeli komponen dalam bentuk apapun dari perusahaan AS tanpa persetujuan pemerintah AS.

Jika Huawei ingin membeli komponen tertentu dari perusahaan AS, Huawei harus mengajukan izin kepada pemerintah AS untuk membeli komponen tersebut.

Alhasil, Huawei berpotensi kehilangan lisensi sistem operasi Android yang dibuat oleh Google.

Kendati demikian, Huawei masih memiliki kesempatan untuk menggunakan sistem operasi Android meski telah kehilangan lisensi. Pasalnya, Android merupakan sistem operasi terbuka (open-source) yang berbasis komunitas.

Hanya, aplikasi buatan Google lain, seperti Gmail, Chrome, dan Play Store, tidak akan dapat digunakan di smartphone Android karena layanan tersebut memerlukan perjanjian komersial antara Huawei dan Google. kbc10

Bagikan artikel ini: