Mulai laksanakan giling, PTPN XI targetkan produksi gula 2019 capai 380 ribu ton

Kamis, 23 Mei 2019 | 14:59 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Perkebunan Nusantara XI atau PTPN XI telah siap dalam mensukseskan giling 2019 baik penyediaan bahan baku tebu (BBT) atau on farm maupun performa pabrik atau off farm. Pada tahun ini, perusahaan plat merah sektor pergulaan ini menargetkan volume tebu digiling mencapai sebesar 4,2 juta ton dan produksi gula sebesar 380 ribu ton dengan target rendemen 7,8 persen.

Hingga saat ini, ada 4 (empat) pabrik gula yang sudah memulai giling, yaitu PG Poerwodadie, PG Pagotan, PG Kedawoeng, dan PG Semboro. Sedangkan total gula yang sudah diproduksi dari keempat PG tersebut mencapai sekitar 7.500 ton. Hingga Rabu (22/5/2019), tingkat rendemen di empat PG tersebut rata-rata 7 persen.

“Tahun ini kami menargetkan rendemen di PTPN XI rata-rata mencapai 7,8 persen, sama seperti tahun lalu,” ujar Direktur Utama PTPN XI Gede Meivera Utama Adnjana Putra, saat acara buka bersama di kantor PTPN XI, Surabaya, Rabu (22/5/2019) petang.

Tidak bergesernya target rendemen pada tahun ini dibanding tahun lalu menurut pengakuannya karena curah hujan di tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu. Sementara penambahan lahan juga masih belum ada. “Kami realistis saja. Tahun ini curah hujan lebih tinggi, sehingga kami menargetkan rendemen seperti tahun lalu, sekitar 7,8 persen,” tambahnya.

Sedangkan target produksi gula di tahun ini mencapai 380 ribu ton, juga hampir sama dengan tahun lalu. Hingga Rabu (22/5/2019) tercatat realisasi produksi dari keempat PG yang sudah beroperasi tersebut mencapai 7.500 ton. 

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa keputusan untuk tetap melaksanakan giling walaupun masih bulan Ramadhan adalah untuk meminimalisir kenaikan harga gula saat puasa hingga lebaran. 

“Saat puasa dan lebaran, konsumsi gula masyarakat pasti akan naik. Jika tidak diantisipasi, maka kenaikan harga gula bakal terjadi. Makanya kami tetap melaksanakan giling agar tidak ada kekurangan gula dipasaran. Nantinya, tiga hari sebelum lebaran hingga seminggu setelah lebaran bakal diliburkan dulu, baru setelah itu giling lagi,” terangnya.

Sedangkan unit usaha pabrik gula yang lain saat ini sudah standby untuk memulai giling setelah libur hari raya keagamaan Idul Fitri. 

Disisi lain, PTPN XI juga terus melakukan revitalisasi PG di lingkungannya. Tahun ini, ada dua PG yang melaksanakan revitalisasi, yaitu PG Assembagoes dan PG Djatiroto. Untuk PG Assembagoes telah dilakukan general test pada hari Jumat (17/05/2019), 2sebelum dilakukan giling tahun 2019. General test tersebut untuk menguji performa pabrik yang telah selesai dilakukan revitalisasi. Pengujian tersebut didampingi oleh tim ahli dari KSO. 

Sementara untuk progres revitalisasi PG Djatiroto mencapai 90 persen, diharapkan telah selesai dan bisa dilakukan steam test dalam minggu akhir Juli.

Pengembangan dan modernisasi PG Assembagoes dan PG Djatiroto tersebut berupa peningkatan masing-masing kapasitas giling dari 3.000 TCD menjadi 6.000 TCD dan dari 6.500 TCD menjadi 10.000 TCD, Pemenuhan kualitas GKP SNI dengan sasaran Icumsa <100 IU dengan menggunakan proses remelt karbonatasi, serta Pengembangan Cogeneration masing-masing 10 MW.kbc6

Bagikan artikel ini: