BI 'pede' inflasi pada Ramadan ini akan jadi terendah dalam sejarah

Jum'at, 24 Mei 2019 | 07:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan inflasi pada Mei 2019 ini akan berada di level 0,51% month to month (mom). Angka ini berdasar hasil survei pemantauan harga-harga yang dilakukan BI pada Mei yang terpantau terkendali.

"Kami perkirakan di bulan Mei inflasi 0,51%. Secara year on year 3,14%," saat Konferensi Pers KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan), Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Perry menjelaskan proyeksi tersebut lebih rendah dari data inflasi di bulan Ramadhan dalam 3 tahun terakhir, yang biasanya di kisaran 0,68%. Bahkan menurut Perry inflasi Mei nanti diproyeksi terendah sepanjang sejarah bulan Ramadhan.

"Secara lebih rendah dari rata-rata 3 tahun terakhir di bulan Ramadan. Rata-rata 0,68% di Ramadan 3 tahun terakhir. Insya Allah inflasi tahun ini inflasi akan rendah dalam sejarah," tambahnya.

Menurutnya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di bulan ini di antaranya tarif angkutan udara dan komoditas makanan seperti cabai merah dan bawang putih, namun ada komoditas harga yang mengalami penurunan harga seperti beras dan bawang merah.

"Kami, BI, pemerintah dan pemda melalui tim pengendali inflasi diseluruh kantor kami melakukan koordinasi erat agar memastikan harga-harga di bulan Ramadhan terkendali," ucapnya.

Berdasarkan rendahnya inflasi bulan Ramadan kali ini diperkirakan inflasi tahunan di 2019 akan lebih rendah. BI perkirakan inflasi tahun ini mengarah ke level 3,2%. kbc10

Bagikan artikel ini: