Sudah dilakukan ramp check, penyeberangan Ketapang-Gilimanuk aman untuk pemudik

Senin, 27 Mei 2019 | 12:43 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyatakan, semua sarana yang dipakai masyarakat yang melakukan perjalanan mudik harus dilakukan ramp check, salah satunya di Lintas Ketapang-Gilimanuk.

Ini demi menjaga keselamatan dan keamanan selama pelaksanaan angkutan Lebaran 2019. Diketahui, sedikitnya 32 unit kapal akan beroperasi dan 100 persen sudah dilakukan ramp check atau kelaikan kapal penyeberangan tersebut.

"Memastikan keselamatan sarana dengan melakukan ramp check, menyediakan fasilitas keselamatan seperti life jacket, sekoci yang ada di dalam kapal sesuai kapasitasnya. Pastikan juga jumlah manifest," kata Budi melalui keterangan tertulis, Minggu (26/5/2019).

Dia menuturkan, lintasan Ketapang-Gilimanuk berbeda karakter dengan Merak-Bakauheni. Puncak arus mudik Ketapang-Gilimanuk terjadi pada tanggal H-3 karena sebagian besar pemudik berasal dari sektor informal mendapatkan hak libur pada tanggal tersebut.

Sementara itu GM PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk Fahmi Alweni menjelaskan bahwa puncak arus mudik terjadi pada H-3 dan H-2. 

"Terjadi pertumbuhan penumpang 5 persen, roda 2 juga 5 persen, sementara roda 4 di atas 10 persen. Selain untuk mencegah adanya antrean, kami juga menerapkan sistem pembayaran nontunai," kata Fahmi.

Dia menuturkan pihaknya menambah jumlah loket di Pelabuhan Ketapang yaitu tiga loket penumpang, delapan loket kendaraan R2, dan sembilan loket kendaraan R 4, untuk mengantisipasi antrean. kbc10

Bagikan artikel ini: