Ramadhan dan Idul Fitri, Bank Mandiri siapkan duit tunai Rp 3,94 triliun untuk Jatim

Senin, 27 Mei 2019 | 17:16 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai masyarakat Jawa Timur, Bank Mandiri Region VIII / Jawa 3 (Jawa Timur) telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 3,94 triliun, meningkat sebesar 15 persen dibandingkan realisasi kebutuhan pada Ramadhan dan libur Lebaran tahun lalu yang mencapai Rp 3,43 triliun. 

Sementara secara nasional, Bank Mandiri menyiapkan dana tunai sebesar Rp 54,9 triliun atau sekitar Rp1,9 triliun per hari. Antisipasi tersebut akan diberlakukan selama 28 hari kerja pada 13 Mei hingga 9 Juni 2019. Alokasi dana tunai harian tersebut meningkat sekitar 19 persen dari kebutuhan harian pada kondisi normal. 

“Uang tunai tersebut dialokasikan pada mesin-mesin ATM Mandiri sebesar Rp 2,66 triliun dan Rp 1,28 triliun ditempatkan di kantor-kantor cabang Bank Mandiri di seluruh Jawa Timur,” ujar Regional CEO Bank Mandiri Jawa Timur R. Erwan Djoko Hermawan dalam Buka Puasa Bersama Media yang bertempat di Mandiri University Surabaya, Senin (27/5/2019).

Erwan juga memastikan kesiapan Bank Mandiri dalam melayani kebutuhan transaksi masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, sebanyak 2.318 unit ATM dan 25.154 unit EDC telah siap menjadi sahabat masyarakat Jawa Timur selama mudik lebaran tahun ini. Selain itu, sejumlah kantor cabang juga tetap beroperasi pada libur lebaran nanti. 

“Sejumlah 38 cabang kami siapkan untuk melayani transaksi terbatas pada Tanggal 3, 4, 6, dan 7 Juni 2019 pada jam operasional 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Transaksi ini terbatas hanya transaksi keuangan antar rekening Bank Mandiri, serta beberapa transaksi customer service. Khususnya terkait pembukaan blokir dan penggantian kartu debit, dimana kedua transaksi ini merupakan transaksi customer service yang paling dibutuhkan saat libur panjang,” tambahnya.

Erwan juga menegaskan  kepedulian Bank Mandiri pada kenyamanan arus mudik bagi masyarakat khususnya di Wilayah Jawa Timur. “Sejumlah Mandiri Mobile ATM (MaMo) juga kami siapkan di beberapa titik rest area Jawa Timur, untuk semakin memudahkan nasabah dan masyarakat yang mudik ke Jawa Timur apabila ingin mengakses mesin ATM saat dalam perjalanan”, kata Erwan.

Berbagai upaya Bank Mandiri untuk memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah dan Masyarakat Indonesia, sejalan dengan keberhasilan pencapaian kinerja Bank Mandiri secara Nasional di kuartal I 2019 ini. Bank Mandiri mencetak pertumbuhan kredit sebesar 12,4 persen secara yoy pada triwulan I-2019, lebih cepat dari laju industri perbankan yang per Februari 2019 hanya tumbuh sebesar 12,1 persen. Dari capaian tersebut, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan laba sebesar 23,4 persen yoy menjadi Rp7,2 triliun. Adapun, aset Bank Mandiri pada periode tersebut tercatat sebesar Rp 1.206 triliun naik 9,8 persen dari akhir Maret 2018. 

Di Jawa Timur sendiri, Bank Mandiri telah mencetak pertumbuhan positif selama Triwulan I 2019. Total aset di triwulan I 2019 tumbuh sebesar 5,6 persen menjadi Rpi 3,30 triliun. Kredit Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3 juga mencatatkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 15,4 persen dengan pencapaian Rp 3,32 triliun. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 5,9 persen di kisaran Rp 3,38 triliun dan 

Fee based income juga naik 12,8 persen dengan pencapaian Rp 35 miliar.

“Pertumbuhan kredit tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan kredit segmen micro banking yang tumbuh sebesar 27 persen secara YoY. Selain pertumbuhan positif tersebut, Bank Mandiri juga berhasil menjaga dan memperbaiki kualitas kreditnya di Jawa Timur, terbukti dari angka Non Performing Loan kredit retail yang membaik dari 2,30 persen di Triwulan I 2018 menjadi 2,15 persen di Triwulan I 2019,” pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: