Laba melambung, MPMX bagi-bagi dividen Rp2,1 triliun

Selasa, 28 Mei 2019 | 06:43 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) berhasil menorehkan kinerja keuangan yang moncer di sepanjang tahun 2018 lalu. Perusahaan konsumer otomotif itu berhasil membukukan laba bersih senilai Rp 3,7 triliun.

Dengan angka itu, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) MPMX memutuskan untuk membagikan dividen final tunai sebesar Rp 480 per saham atau dengan jumlah keseluruhan tidak lebih dari sekitar Rp 2,1 triliun. Sementara sisa dari laba akan disisihkan untuk menambah saldo laba atau retained eranings MPMX.

Direktur Utama MPMX Suwito M mengatakan, pihaknya konsisten memberikan dividen dengan jumlah yang terus meningkat dalam empat tahun terakhir. Adapun, tanggal pembayaran dividen dari tahun buku 2018 ini rencananya dijadwalkan pada 28 Juni 2019.

"Sampai dengan 2018 pembagian dividen terus meningkat. Kami berkomitmen akan konsisten memberikan dividen kepada pemegang saham," kata Suwito dalam Public Expose perseroan di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Sepanjang tahun 2018 lalu, pendapatan bersih MPMX tumbuh 11,19% year on year (yoy) menjadi Rp 15,89 triliun. Penjualan sepeda motor, mobil dan suku cadang menyumbang Rp 14,49 triliun.

Sementara laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atawa laba bersih melejit menjadi Rp 3,7 triliun. Padahal pada 2017, laba bersihnya hanya Rp 384,40 miliar.

Suwito mengakui, divestasi bisnis pelumas yang dijalankan oleh PT Federal Karyatama telah memoles kinerja MPMX pada 2018. Setelah MPMX menerima hasil divestasi pada Juni 2018, MPMX mampu melunasi pinjaman dual tranche sebesar US$ 150 juta dan Rp 1,25 triliun. "Struktur modal pasca divestasi sangat baik," ujarnya.

Ditambahkannya, perseroan optimistis dapat mengejar target kenaikan pendapatan 5% hingga 10% di sepanjang tahun 2019 ini, seiring dengan pasar otomotif, khususnya roda dua yang masih bergairah.

Suwito mengatakan, hingga April 2019, pasar kendaraan roda dua masih tumbuh 11,8%. Sehingga, dia pun yakin MPMX bisa mencuil pasar dari industri yang tengah bertumbuh itu.

"Jadi kami melihat ada peluang yang besar di pasar. Kami Optimsitis akan tumbuh 5%-10% (di tahun 2019)," kata Suwito.

Direktur Keuangan MPMX Beatrice Kartika mengatakan, dengan pendapatan yang ditargetkan tumbuh 5%-10%, MPMX mengincar laba sebesar Rp 400 miliar hingga Rp 450 miliar.

Hingga kuartal I 2019, Beatrice mengaku MPMX masih mencatatkan kinerja positif. Pendapatan MPMX tercatat sebesar Rp 3,9 triliun atau naik 8,96% dibandingkan periode sama tahun lalu. "Kontribusi utama masih dari distribusi dan retail. Kita lihat masih sangat baik," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: