Alhamdulillah! Rumah pekerja hingga asrama pelajar dibebaskan pajak

Rabu, 29 Mei 2019 | 08:29 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah menandatangani Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 81/PMK.010/2019 tentang Batasan Rumah Umum, Pondok Boro, Asrama Mahasiswa dan Pelajar, serta Perumahan Lainnya yang Atas Penyerahannya Dibebankan dari Pengenaan Pajak Pertambanhan Nilai (PPN).

Keputusan ini didasari oleh perlunya memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah dengan mempertimbangkan meningkatnya harga tanah dan bangunan serta usulan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pembebasan Pajak Pertambahan Nilai ( PPN) 10 persen untuk rumah tak hanya diukur dari harga jualnya, namun juga manfaatnya.

Sebab, pemerintah juga membebaskan PPN atas rumah atau bangunan yang dinilai punya peran penting. Pertama yakni rumah pekerja, baik bertingkat maupun tidak bertingkat, yang dibangun dan dibiayai oleh perusahaan untuk karyawan.

"Yang tidak dipindahtangankan dalam jangka waktu 4 tahun sejak diterima," demikian bunyi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 82/PMK.010/2019, Selasa (28/5/2019).

Selain itu, PPN juga dibebaskan untuk bangunan yang diperuntukan bagi korban bencana alam yang subsistem pemerintah, swasta, atau lembaga swadaya masyarakat.

Pondok boro dan asrama mahasiwa atau pelajar yang tidak dipindahtangankan dalam jangka waktu 4 tahun sejak diperoleh juga dibebaskan dari pengenaan PPN.

Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan mengatakan, kebijakan ini dikeluarkan untuk mendukung program pemerintah untuk mewujudkan tersedianya perumahan yang terjangkau oleh masyarakat lapisan bawah.

"Ini soal pembebasan PPN rumah sederhana," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/5/2019). kbc10

Bagikan artikel ini: