Pertamina setor dividen Rp7,95 triliun ke negara

Jum'at, 31 Mei 2019 | 22:39 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Pertamina (Persero) pada laporan keuangan 2018 tercatat menyetorakan dividen kepada negara sebesar Rp 7,95 triliun. Angka ini merupakan 22% dari laba bersih yang berhasil dikantongi perusahaan 2018.

Direktur Keuangan Pertamina, Pahala Manshury menjelaskan, perusahaan memang mempunyai kebijakan untuk menyetorkan dividen ke negara antara 22 hingga 25%. Hal ini karena perusahaan butuh banyak dana untuk melakukan investasi.

"Selain kontribusi lainnya dari sisi pajak dan lainnya, semoga kinerja kami lebih baik ke depannya," ujar Pahala di Jakarta Jumat (31/5/2019).

Pahala mencontohkan, pada tahun ini saja perusahaan membutuhkan dana sekitar US$5,7 miliar untuk investasi. "Karena kebutuhan investasi kami juga cukup besar. Misalnya di 2019 kami mentargetkan capex US$5,2 sampai US$5,7 miliar. Kurang lebih 80 triliun kan. Jadi capex saja besar sekali. Ini membutuhkan dukungan cashflow yang cukup kuat, jadi ini menjadi dasar pembayaran kita," ujar Pahala.

PT Pertamina (Persero) pada laporan keuangan 2018 mencatatkan peningkatan pendapatan dibandingkan 2017. Tercatat, pendapatan perusahaan di 2018 naik 25,94 ,% dibandingkan pendapatan 2017.

Pahala menjelaskan, perusahaan pada 2018 mencatatkan pendapatan sebesar US$57,9 miliar. Sedangkan pada tahun 2017 kemarin perusahaan membukukan pendapatan sebesar US$46 miliar.

"Memang peningkatan pendapatan ini karena dipengaruhi oleh meningkatnya sisi penjualan. Terutama juga didongkrak oleh kenaikan ICP dan peningkatan yang signifikan pada sisi hulu migas," ujar Pahala.kbc11

Bagikan artikel ini: