Puncak arus mudik, jumlah penumpang KA di Daop 8 Surabaya capai 24.896 orang

Minggu, 2 Juni 2019 | 09:17 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Arus pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api (KA) di sejumlah stasiun terus meningkat. Data dari PT KAI Daop 8 Surabaya menunjukkan, tingkat keterisian KA Jarak Jauh/Menengah pada H-4 lebaran yang jatuh pada hari Sabtu (1/6/2019) tercatat mencapai 93 persen dengan total pemudik 24.896 orang. 

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan bahwa jumlah Penumpang KA Jarak menengah dan Jauh  pada masa angkutan lebaran 2019, di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya pada masa posko tanggal 26 Mei hingga 1 Juni tercatat sudah mencapai 143.430 penumpang. Dengan perincian, pada tanggal (26/5/2019) mencapai 18.614 orang, tanggal (27/5/2019) mencapai 14.813 orang, selanjutnya tanggal (28/5/2019) mencapai 15.693 orang dan tanggal (29/5/2019) mencapai 22.546 orang. Pemudik terus mengalami kenaikan hingga pada puncak arus mudik yang terjadi pada Sabtu (1/6/2019) yang mencapai 24.896 orang.

“Kami perkirakan jumlah penumpang pada masa pra-lebaran ini masih akan tinggi dan mengalami kenaikan signifikan pada hari ini,” ujar Suprapto, Surabaya,” Sabtu (2/6/2019) petang.

Adapun untuk angka pemesan tiket KA Lebaran baik yang KA reguler dan KA tambahan  untuk periode keberangkatan pada tgl  2 Juni 2019 (H-3) hingga tgl 16 Juni 2019 (H+10) , jumlah total tiket yg sudah terjual untuk KA jarak jauh/menengah dengan pemberangkatan awal di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya berjumlah total 318.359 tiket atau 81 persen dari total tiket yg tersedia pd periode H-3 hingga H+10 yang berjumlah 392.274 tiket.

“Mulai tingginya angka penjualan tiket lebaran KA Jarak Jauh/Menengah di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya ini, disebabkan karena wilayah Daop 8 Surabaya merupakan daerah tujuan dari pemudik (Arus mudik),” katanya.

Suprapto pada tahun sebelumnya, karakteristik para penumpang pada angkutan lebaran tahun ini masih didominasi oleh arus para penumpang KA Jarak Jauh/Menengah dari arah Barat ke timur (Jawa barat / DKI menuju Jawa tengah/Jawa Timur), ini dikenal dengan Arus Mudik.

Sedangkan masa setelah Lebaran, arus penumpang akan didominasi oleh para penumpang KA Jarak Jauh/Menengah dari arah timur ke barat (Jawa Timur/Jawa tengah ke arah DKI Jakarta/Jawa Barat). Atau dikenal dengan arus balik.

“Jumlah pemesanan tiket KA pada masa angkutan Lebaran mengalami lonjakan di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya, dengan dominasi pemesanannya ada di masa setelah Lebaran atau pasca lebaran, hal ini berarti telah memasuki masa arus balik. Ini bisa terlihat dari lonjakan pemesanan tiket untuk keberangkatan KA pada H Lebaran ke-2  hingga  H+3 rata-rata mencapai 90 persen,” tambahnya.

Adapun penjualan dan pemesanan tiket pada periode H-10 hingga H+10, untuk wilayah KA di Daop 8 Surabaya, terjadi di tanggal 1 Juni 2019 (pra lebaran atau H-4), dengan okupansi sebesar 93 persen. Dan yang terjual pada tgl 1 Juni 2019 sebanyak 24.896 tiket, dengan total tiket yg tersedia setiap harinya berjumlah 26.520 tiket).

“Total tiket untuk 83 KA jarak jauh/menengah reguler dan 9 KA tambahan yang beroperasi selama masa angkutan lebaran dari H-3 hingga H+10 (15 hari) adalah 392.274 tiket,” pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: