Pemudik di Bandara Juanda turun 23 persen

Rabu, 5 Juni 2019 | 15:50 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pergerakan arus mudik Lebaran di Bandara Internasional Juanda Surabaya pada H-7 hingga H-1 mengalami penurunan 23% dibandingkan periode yang sama pada momen mudik tahun lalu.

Communication and Legal Section Head Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda Surabaya, Yuristo Ardhi Hanggoro mengatakan, dalam rekapitulasi pergerakan arus mudik di Juanda secara total hingga H-1 atau sampai 4 Mei 2019 hanya mencapai 343.546 penumpang.

"Jumlah tersebut turun 23% jika dibandingkan arus mudik Lebaran 2018 yang jumlahnya mencapai 448.843 orang penumpang," katanya, Rabu (5/6/2019).

Dia mengatakan penurunan bukan hanya pada jumlah penumpang, melainkan juga jumlah pesawat yang beroperasi dan juga layanan kargo. Pada mudik Lebaran tahun lalu, tercatat ada 3.336 pesawat, sedangkan pada layanan mudik tahun ini turun 20% menjadi 2.685 pesawat.

Adapun untuk layanan kargo pada arus mudik H-7 hingga H-1 tahun lalu mampu mencapai 2.457.970 kg, sedangkan tahun ini anjlok sampai 46% atau hanya tercapai sekitar 1.325.014 kg.

Yuristo mengatakan, penurunan jumlah penumpang ini diperkirakan terjadi akibat fenomena harga tiket pesawat yang masih dianggap mahal serta tersedianya alternatif transportasi lainnya.

"Penurunan arus mudik baik yang turun maupun naik dari Juanda ini kemungkinan karena dua faktor tersebut," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: