Lepas 2 miliar saham, Bali United incar dana segini

Selasa, 11 Juni 2019 | 09:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, perusahaan yang memiliki dan mengelola klub sepak bola Bali United akan melepas 2 miliar saham atau 33,33 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor dalam rangka penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Perseroan telah mendapatkan pernyataan efektif atas pernyataan pendaftaran untuk IPO.

Manager Bali United, Yabes Tanuri menuturkan, penawaran umum perdana saham sejak 31 Mei 2019 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal itu bersamaan dengan pernyataan efektif itu, OJK juga telah menetapkan saham perseroan sebagai efek syariah.

Harga penawaran saham perdana Bali United dipatok Rp 175 per saham sehingga perseroan memperoleh dana Rp 350 miliar dari IPO.

"Mulai hari ini, hingga 12 Juni 2019, perseroan membuka gerai penawaran umum di Denpasar dan saham perseroan akan dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Juni 2019 dengan ticker BOLA," kata dia, seperti dikutip, Senin (10/6/2019).

Adapun pembukaan gerai penawaran umum yang dilakukan di Denpasar, Bali diharapkan dapat memudahkan pendukung dan fans Bali United yang kebanyakan berdomisili di Bali untuk ikut serta dalam berinvestasi saham Bali United.

"Kami harapkan pendukung dan fans Bali United ikut serta berinvestasi dalam bentuk saham. Sehingga klub Serdadu Tridatu akan bisa berkembang dan mencapai prestasi gemilang," ujar dia.

Ia menambahkan, klub sepak bola Bali United masih banyak memerlukan pendanaan untuk para pemainnya dan fasilitas pendukung.

“Dalam memajukan tim Bali United sangat banyak memerlukan dana, sehingga dengan pembukaan saham ini diharapkan akan dapat memajukan dunia sepak bola, khususnya di Bali dan Indonesia umumnya,” tutur dia. kbc10

Bagikan artikel ini: