Sektor properti diprediksi tumbuh 10%, segmen menengah jadi penopang

Senin, 17 Juni 2019 | 07:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pasar properti kelas menengah diprediksi bakal menjadi salah satu pendorong pertumbuhan industri properti di tahun ini.

Sekretaris Jenderal DPP Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida menjelaskan, dengan pulihnya situasi politik bakal mendorong pertumbuhan properti lagi.

Sekadar diketahui, berdasarkan survey Bank Indonesia (BI), minat masyarakat untuk melakukan investasi dalam bentuk properti pada bulan Mei 2019 ini tumbuh 22,3% dibanding bulan yang sama tahun 2018.

“Situasi kembali normal, selain itu perbandingan harga properti Indonesia dengan negera tetangga masih bersaing,” katanya, Minggu (16/6/2019).

Seluruh segmen baik landed house maupun high rise diakui Totok punya peluang untuk tetap tumbuh tahun ini. Hanya saja, segmen hunian untuk kelas menengah bakal paling berpotensi melejit mendorong industri properti.

Tahun ini REI menargetkan industri properti bisa tumbuh 10% dibanding tahun 2018 lalu. “Dari 10% komposisi hunian dengan harga Rp 500 juta sampai kira-kira Rp 1 miliar paling besar,” ujar Totok. kbc10

Bagikan artikel ini: