Para pemain sepak bola ini ikutan beli saham Bali United

Selasa, 18 Juni 2019 | 06:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bali Bintang Sejahtera Tbk resmi melantai di bursa saham. Emiten berkode BOLA ini melepas sebanyak Rp 2 miliar saham atau setara dengan 33,33 persen dan menawarkan harga Rp 175 per lembar saham.

Rupanya, saham klub sepak bola Bali United itu ikut dibeli oleh para pemainnya. Salah satu yang membeli saham emiten tersebut adalah Irfan Bachdim.

Namun sayangnya, pemain naturalisasi itu enggan membeberkan berapa lembar saham yang dia beli itu.

"Ini saya yang pertama kali investasi di saham. Sebelumnya belum pernah," ujar pemain nomor 10 itu di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (17/6/2019).

Irfan Bachdim itu mengaku ditawari berinvestasi di klub sepak bola tersebut langsung dari CEO Bali United Yabes Tanuri.

Dia berharap dengan melantainya Bali United di pasar modal bisa membuat klub yang bermarkas di Stadion I Wayan Dipta bisa lebih baik lagi ke depannya. "Mudah-mudahan ini jadi jalan yang bagus (bagi Bali United)," kata Irfan.

Selain Irfan, pemain Bali United lainnya, Sutanto Tan juga ikut berivestasi di klub tersebut. Dia mengaku baru pertama kali ini berinvestasi di pasar modal.

"Untuk saham ini saya masih butuh banyak pelajari. Saya hanya tau luarnya saja, harus lebih mendalami lagi," ujar Sutanto.

Sebelumnya, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) resmi tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (17/6/2019).

Perseroan tersebut merupakan emiten klub sepak bola pertama yang melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/ IPO) di Asia Tenggara. kbc10

Bagikan artikel ini: