Dorong kualitas tenaga pemasar, AIA rogoh investasi Rp1 triliun

Rabu, 19 Juni 2019 | 18:33 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT AIA Financial (AIA) meluncurkan AIA Premier Academy dalam rangka mendukung pengembangan dan pertumbuhan tenaga pemasar profesional di Indonesia.

AIA Premier Academy dirancang sebagai program unggulan berkelas dunia untuk menghasilkan tenaga pemasar berkualitas di industri asuransi.

Peluncuran yang dilaksanakan di Hotel JW Marriott Surabaya ini merupakan lanjutan dari peresmian AIA Premier Academy di Jakarta dan Medan beberapa waktu lalu. Surabaya dan Medan merupakan kontributor penting bagi bisnis AIA. 

Direktur Keagenan PT AIA FINANCIAL, Ang Tiam Kit mengatakan, AIA Premier Academy menawarkan program eksklusif bagi tenaga pemasar baru yang berhasil lulus seleksi dan para profesional yang memiliki pengalaman 1-3 tahun dalam bidang penjualan atau industri keuangan dengan jaminan pendapatan selama 12 bulan.

Para agen yang tergabung dalam AIA Premier Academy harus melalui seleksi yang ketat dan terbukti profesional, berkualitas serta memiliki pengalaman di bidang keuangan sehingga siap untuk menghadapi tantangan. 

"AIA memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan kualitas tenaga pemasar profesional serta andal dengan menginvestasikan anggaran sebesar Rp1 triliun dalam 3-5 tahun, untuk keberhasilan progam AIA Premier Academy," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (19/6/2019).

Dipaparkannya, melalui AIA Premier Academy, AIA ingin turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas tenaga pemasar di industri asuransi jiwa. Agen asuransi memiliki peran penting dalam mengedukasi dan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat akan pentingnya asuransi sebagai proteksi jangka panjang.

Para agen yang tergabung dalam AIA Premier Academy akan mendapat program pelatihan terpadu dan terdepan, jenjang karir baru dan kompensasi yang didukung oleh berbagai produk dan solusi keuangan berkualitas AIA. Para agen juga dilengkapi dengan teknologi terkini seperti iPad untuk mempermudah pekerjaan mereka dan memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan nasabah kapan pun dan di mana pun. 

"Program AIA Premier Academy yang dijalankan di berbagai pasar AIA telah menghasilkan tenaga pemasar profesional yang kualitasnya diakui oleh dunia dan menjadikan AIA sebagai perusahaan multinasional satu-satunya di dunia yang berhasil memiliki anggota MDRT (Million Dollar Round Table) nomor satu di dunia selama empat tahun berturut-turut," jelas Ang Tiam Kit.

Dia bilang, tenaga pemasar AIA dikenal memiliki standar tinggi dalam profesionalisme dan kualitas. AIA terus mendukung pengembangan tenaga pemasar dengan memberikan program pelatihan berkualitas, perekrutan sumber daya manusia terbaik dan melengkapi tenaga pemasar dengan teknologi terkini. Pada 2018, AIA memiliki lebih dari 400 anggota MDRT di Indonesia di mana 1 dari 10 agen di AIA adalah anggota MDRT. AIA bangga memiliki Premier Agency berproduktivitas tinggi dengan tingkat produktivitas rata-rata empat kali lebih tinggi di industri. 

Komitmen dan investasi AIA dalam mengembangkan tenaga pemasar berkualitas turut memberikan kontribusi terhadap kinerja perusahaan. Di Indonesia, sepanjang 2018 AIA mampu mencatatkan perolehan laba bersih komprehensif sebesar Rp1,49 triliun. AIA juga membukukan pertumbuhan pendapatan premi neto sebesar Rp11,95 triliun. 

Jalur distribusi keagenan adalah salah satu kontributor terbesar bagi bisnis asuransi, namun, jumlah tenaga pemasar di Indonesia masih jauh dari target 10 juta agen yang dicanangkan OJK untuk beberapa tahun mendatang. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), tenaga pemasar asuransi jiwa berlisensi pada kuartal keempat 2018 mencapai 585.761 orang dan 90,3% dari total tenaga pemasar tersebut berasal dari saluran keagenan. 

"Melalui AIA Premier Academy, AIA berharap dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan agen asuransi di Indonesia dengan menghasilkan agen profesional yang memiliki kualitas, kapabilitas, dan produktivitas tinggi dengan rangkaian jenjang karier," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: